Peringatan Dini BMKG: Wilayah Sulsel Masih Diguyur Hujan-Angin Kencang

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 11:02 WIB
Makassar -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengeluarkan peringatan diri soal potensi banjir dan hujan lebat di Sulsel. Meski begitu, intensitas hujan pada hari ini tidak sehebat sehari sebelumnya.

Berdasarkan informasi dari bmkg.go.id, Rabu (8/12/2021), peringatan dini ini akan berlangsung hingga Kamis (9/1) besok. "Waspada hujan lebat disertai angin kencang serta potensi banjir di wilayah Sulawesi Selatan," tulis BMKG tentang peringatan dini ini.

Prakirawan BMKG Makassar Rekun juga membenarkan soal peringatan dini ini saat dikonfirmasi terpisah. Meski begitu, kondisi cuaca di Sulsel hari ini tidak seekstrim pada Selasa (7/12) kemarin.

"Potensi hujan sedang bisa terjadi hari ini tetapi tidak seperti kemarin. Hujan kali ini diperkirakan akan menimbulkan genangan," kata Rekun.

Hampir seluruh wilayah Sulsel disebut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang. Hanya wilayah Kabupaten Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Kota Makassar, Maros, dan Sungguminasa yang akan berpotensi mengalami hujan lebat hari ini.

"Nanti untuk adanya perubahan kita akan segera informasikan lebih lanjut," sebut dia.

Untuk gelombang air laut, hari ini ketinggian air laut tertinggi pada 1,25 meter dan masuk dalam kategori sedang. Gelombang air laut setinggi itu akan terjadi di wilayah Garongkong Barru, Maccini Baji Pangkep, Soekarno-Hatta Makassar, dan wilayah Bira Bulukumba.

Sebelumnya pada Selasa kemarin, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini soal kondisi cuaca di Sulsel. Hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di hampir seluruh wilayah Sulsel hari ini.

Peringatan dini ini berlaku mulai pukul 08.00-10.00 Wita. BMKG memprediksi cuaca ekstrem ini akan terjadi di Kabupaten Wajo, Takalar, Barru, Sinjai, Pangkep, Maros, hingga Makassar. Untuk wilayah Makassar, hujan turun sejak tiga hari terakhir atau sejak Minggu (5/12). Guyuran hujan nyaris tanpa jeda tersebut membuat sejumlah titik di Makassar banjir.

Banjir tersebut mulai tampak sejak Senin (6/12) malam. Kepala BPBD Makassar Hendra Hakamudin mulai melaporkan titik banjir di Makassar sejak Selasa (7/12) pagi. Dia mengungkapkan banjir telah merendam sedikitnya 4 kecamatan.

"Banjir empat kecamatan, paling terdampak itu Kecamatan Manggala," kata Hendra.

Hendra juga melaporkan proses evakuasi sudah mulai dilakukan imbas banjir pada empat kecamatan tersebut. Dia menyebut warga dievakuasi ke fasilitas umum, seperti masjid dan puskesmas setempat.

(tfq/nvl)