PAN Sindir PPKM Level 3 Nataru Batal: Aturan Belum Jalan Sudah Ganti

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 06:51 WIB
Saleh Daulay
Foto: Tsarina/detikcom
Jakarta -

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, mengkritisi keputusan pemerintah membatalkan PPKM level 3 saat Natal dan tahun baru (Nataru) 2022. Saleh menyebut pembatalan ini juga menjadi sorotan publik.

Awalnya Saleh menyebut Indonesia saat ini memang jauh lebih siap menghadapi pandemi dibandingkan tahun lalu. Dia menilai ini berdasarkan jangkauan vaksinasi Indonesia.

"Katanya, saat ini masyarakat Indonesia mayoritas sudah divaksin, testing dan tracing masih dilaksanakan dengan baik, vaksin untuk lansia diprioritaskan, dan lain-lain. Dari sisi ini, Indonesia lebih siap dibandingkan Nataru tahun lalu," kata Saleh, saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Meski begitu, Saleh menyebut masyarakat tetap menyoroti lantaran kebijakan pemerintah yang berubah-ubah. Dia meyakini pemerintah belum melakukan kajian saat menetapkan kebijakan PPKM level 3 secara nasional.

"Namun demikian, perubahan kebijakan ini tetap mendapat sorotan dari masyarakat. Sebab, aturan itu belum berjalan, sudah dievaluasi dan diganti. Kelihatan bahwa pemerintah belum melakukan kajian dari seluruh aspek sebelum menetapkan kebijakan tersebut," ucapnya.

Saleh menilai ada beberapa alasan di balik pemerintah memutuskan membatalkan PPKM level 3 secara nasional. Salah satunya yakni penolakan dari masyarakat dan akademisi.

"Penolakan dari sebagian anggota masyarakat. Penolakan ini banyak disampaikan terutama lewat media sosial. Tidak hanya menolak, masyarakat juga memberikan kritikan dan saran atas kebijakan tersebut. ada sebagian ahli dan akademisi yang juga memberikan pandangan yang menyatakan tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Pemerintah kelihatannya mendengarkan masukan ini," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Jubir Luhut Bicara Terkait Pembatalan PPKM Level 3 Nataru':

[Gambas:Video 20detik]