RI Masuk Negara Berisiko Rendah COVID-19, Kemenkes: Ini Kabar Baik!

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 20:17 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Indonesia dinilai memiliki risiko penularan COVID-19 yang rendah. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut RI masuk ke dalam negara dengan risiko penularan Level 1.

Dalam rekomendasi tujuan perjalanan berdasarkan tingkat risiko COVID-19, diketahui CDC membagi lima level risiko, yakni Level 4 hingga Level 1, dan Level Tidak Diketahui. Indonesia masuk kategori Level 1 yang merupakan kategori rendah. Kendati demikian, pelaku perjalanan yang ingin berkunjung direkomendasikan tetap harus melakukan vaksinasi lengkap.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmidzi menilai rekomendasi CDC menjadi kabar baik bagi RI. Artinya, upaya penanganan pandemi COVID-19 di Indoneisa telah berada pada jalur yang tepat.

"Rekomendasi CDC merupakan kabar baik bagi kita semua. Penanganan pandemi COVID-19 terus menunjukkan progress yang semakin membaik, " kata dr. Nadia dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa (7/12/2021).

Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Diketahui, selain Indonesia terdapat 42 negara lainnya yang masuk kategori Level 1. Beberapa di antaranya Bangladesh, Benin, Bhutan, Kepulauan Virgin Inggris, Chad, Cina, Komoro, Pantai Gading, Republik Demokrasi Kongo, Djibouti, Kepulauan Falkland, Gambia, Ghana, Guinea, SAR Hongkong, India, Jepang, Kenya, Kosovo, Kuwait, Kirgistan, Liberia, Montserrat, Maroko, Nigeria, Oman, Pakistan, Paraguay, Rwanda, Saba, Saint Barthelemy, Saint Pierre dan Miquelon, Senegal, Sierra Leone, Sint Eustatius, Sudan, Taiwan, Timor-Leste (Timor Timur), Togo, Uganda, Uni Emirat Arab, dan Zambia.

(ega/ega)