Kata Bupati Karo soal Warga Kirim Jeruk 1 Truk ke Jokowi-Curhat Jalan Rusak

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 17:54 WIB
Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, di rumah dinas Wagubsu, Medan (kiri)/
Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, di rumah dinas Wagubsu, Medan (kiri) (Arfah/detikcom)
Medan -

Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang, angkat bicara soal warga Liang Melas Datas yang mengirim jeruk dan menjumpai Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta perbaikan jalan. Cory mengatakan hal itu merupakan inisiatif dari warga.

"Itu sebenarnya bukan kami perintahkan, tapi inisiatif mereka sendiri, karena dia begitu cinta terhadap Bapak Presiden. Karena jeruknya di sana banyak diantarkannya ke Pak Presiden," tutur Cory di rumah dinas Wagubsu, Medan, Selasa (7/12/2021).

Cory kemudian menyinggung maksud hati warga yang datang menjumpai Presiden Jokowi. Cory menilai hal itu bukan hanya sekadar protes tentang jalan rusak.

"Sebenarnya bukan mereka protes, dan mereka tahu, dan mereka butuh jalan itu, wajar saja. Tapi karena itu mereka datang ke Pak Presiden, mereka ingin ke Pak Presiden, tapi waktu mereka ke sana mungkin ada tujuan mereka di hati mereka itu. Dengan dia tidak mengungkapkan isi hatinya pun, masyarakat lain berpikir mungkin karena itu," ujarnya.

Cory mengatakan warga yang menjumpai Jokowi juga sudah berkomunikasi dengan Pemkab Karo soal jalan yang rusak. Cory menyebut tanpa adanya permintaan dari masyarakat, jalan rusak itu akan tetap diperbaiki.

"Kalaupun tidak dikomunikasikannya dengan kami, kami akan tetap memperhatikan daerah kami. Apalagi daerah di sana, karena di sana adalah, saya bukan bilang daerah tertinggal, tetapi memang mereka di sana itu jauh. Empat kecamatan dan tempatnya jauh di sana, akan kami perhatikan terus. Tiap tahun ada anggaran ke sana," ucapnya.

Cory menjelaskan, jalan rusak di Liang Melas Datas itu terus diperbaiki dengan anggaran Pemkab Karo setiap tahunnya. Dia kemudian menilai salah satu penyebab jalan rusak di Liang Melas Datas itu karena kesalahan masyarakat.

"Masyarakat ini kan kadang-kadang kan ya punya hati macam-macam lah ya. Pembuangan air yang tergenang itu mereka enggak mau arahkan ke ladangnya. Karena memang di sana belum ada drainase. Itu salah satunya (membuat jalan rusak)," jelasnya.

Cory mengatakan Pemkab Karo sudah menganggarkan perbaikan jalan rusak di Liang Melas Datas itu pada 2022. Anggaran perbaikan jalan itu sebesar Rp 6 miliar.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton juga tayangan e-Life tentang kasus Gala Sky dan hukum waris dalam Islam:

[Gambas:Video 20detik]