detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: Got Kemanggisan Tak Kunjung Dibangun, Ini Alasan RT

Marteen Ronaldo - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 16:15 WIB
Warga di permukiman Jl Anggrek Neli Murni 2A, Blok C, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat meminta drainase memadai untuk menangkal banjir dan genangan. 6 Oktober 2021.(Athika Rahma/detikcom)
Warga di permukiman Jl Anggrek Neli Murni 2A, Blok C, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat meminta drainase memadai untuk menangkal banjir dan genangan. 6 Oktober 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Jakarta -

Suku Dinas SDA Jakarta Barat masih menanti keputusan warga RT 011/01, Kemanggisan, Jakarta Barat, yang berada di Jl Anggrek Neli Murni 2A Blok C, terkait pembuatan drainase dalam upaya mencegah terjadinya banjir. Ketua RT 011 RW 01, Ronny Kurniawan, berharap minggu ini ada keputusan soal proyek saluran air.

"Saya sih penginnya seminggu ini sudah ada jawaban, karena saya juga sudah sering ditanya sama pihak SDA juga," katanya saat ditemui, Selasa (7/11/2021).

Menurut Ronny, dia tidak bisa mengambil keputusan secara langsung. Menurutnya, rencana tersebut bergantung pada keputusan musyawarah warga.

"Iya karena saya nggak mau nantinya ini keputusannya kok sepihak atau gimana gitu, saya sudah coba datangi rumah warga, dan bahkan sempat membuat pertemuan. Akan tetapi ada saja satu-dua warga yang tidak bisa hadir pada saat itu," katanya.

Dirinya mengatakan SDA Jakarta Barat sudah siap mengerjakan pembuatan drainase. Tetapi terkendala kesiapan warga yang belum memberikan kepastian.

"Sampai saya waktu itu juga sempat mengusulkan ke SDA, untuk membuat angket yang berisi kemauan warga seperti apa," terangnya.

Ia menerangkan wilayahnya sering kali tergenang ketika hujan turun. Hal tersebut dikarenakan tidak ratanya permukaan tanah dan juga minimnya pipa air yang mampu menampung air hujan.

"Jadi disini tuh problematikanya antara ingin membuat pipa air yang lebih besar lagi, atau memang satu lagi kita buat aspal yang cekungan permukaannya rata sehingga air nantinya bisa mengalir," ujarnya.

Ronny pun mengatakan, sebelumnya, pihak SDA sudah pernah membuat saluran drainase yang besar untuk menampung air hujan.

"Akan tetapi, karena permukaannya tinggi, jadi air itu meluap kalau sudah tidak tertampung, sehingga menggenangi perumahan warga. Apalagi air yang lewat sini itu dari RT 07, 08, 09, 10," terangnya.

(aik/aik)