Ada Proyek MRT Fase 2 Glodok-Kota, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 15:44 WIB
Anies Baswedan dengan jajaran PT MRT-Jakarta memberi nama kereta MRT rute Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Lebak Bulus. Nama tersebut adalah Ratangga.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) fase II segmen CP-203 Stasiun MRT Glodok-Stasiun MRT Kota dimulai. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas.

"Sehubungan dengan tahapan pekerjaan Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 segmen CP-203 Stasiun MRT Glodok-Stasiun MRT Kota, Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalukan rekayasa lalu lintas," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Lokasi pembangunan berada di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Pintu Besar Selatan, dari depan LTC Glodok sampai simpang Kota Tua.

Syafrin mengatakan, untuk menunjang pekerjaan tersebut, akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan tahapan pekerjaan sebagai berikut:

Stasiun MRT Kota Jalan Pintu Besar Selatan

1. Periode 7-19 Desember 2021
Jenis pekerjaan berupa galian arkeolog di median, relokasi lampu jalan, pembongkaran median dan pengecoran jalur TransJakarta. Jalan Pintu Besar Selatan hanya dilintasi oleh TransJakarta dan pemilik serta konsumen gedung di sisi Barat dan sisi Timur lajur paling kiri.

2. Periode 20 Desember 2021-16 Januari 2022
Jenis pekerjaan berupa penanganan rail trem dan trench protective measurement. Jalan Pintu Besar Selatan hanya dilintasi TransJakarta dan pemilik serta konsumen gedung di sisi Barat dan sisi Timur lajur tengah, dari arah Selatan berpindah ke kiri sebelum simpang Asemka.

3. Periode 17 Januari-3 April 2022
Jenis pekerjaan adalah trench protective measurement dan dinding panduan. Jalan Pintu Besar Selatan hanya dilintasi oleh TransJakarta dan pemilik serta konsumen gedung di sisi Barat dan sisi Timur lajur tengah.

Syafrin mengatakan selama pekerjaan berlangsung lalu lintas dari arah selatan atau Harmoni menuju utara atau Kota dialihkan melalui Jalan Pancoran-Jalan Pintu Kecil dan seterusnya.

"Untuk lalu lintas dari selatan/Harmoni yang akan menuju ke barat/Pesing dapat melalui Jalan Pancoran-Jalan Pintu Kecil-Jalan Malaka-Jalan Kopi-Jalan Bandengan Selatan dan seterusnya," ujar Syafrin.

"Jalan Pancoran yang semula 2 arah akan menjadi 1 arah ke arah Utara," lanjutnya.

Kemudian, lalu lintas dari arah utara/Kota dan Timur/Jalan Gunung Sahari yang akan menuju selatan/Harmoni dialihkan melalui Jalan Pinangsia-Jalan Hayam Wuruk. Jalan Pinangsia akan menjadi satu arah ke arah selatan.

Syafrin mengimbau para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan.

Lebih lanjut, SMCC-HK Joint Operation (JO) selaku pelaksana pekerjaan konstruksi MRT Fase 2 segmen CP-203 Stasiun MRT Glodok-Stasiun MRT Kota bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) di lokasi pekerjaan.

(jbr/jbr)