Waka DPRD Riau Cabut Laporan Penyerangan Rumdin, Kasus Bakal Disetop

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 14:49 WIB
Rumdin Anggota DPRD Riau yang diserang preman (Raja-detikcom)
Rumdin anggota DPRD Riau yang diserang preman (Raja/detikcom)
Pekanbaru -

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho mencabut laporan terkait penyerangan rumah dinasnya. Laporan dicabut setelah kedua pihak berdamai.

"Benar, laporan dicabut," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/12/2021).

Sunarto mengatakan pencabutan laporan dilakukan Agung hari ini. Polisi akan melakukan gelar perkara untuk menyetop kasus.

"Tersangka yang ditahan akan segera kita tangguhkan. Penyidik segera gelar perkara, segera ditangguhkan," kata Narto.

Agung mengaku mencabut laporan atas pertimbangan kekeluargaan. Dia juga telah memaafkan para pelaku.

"Saya maafkan. Ini karena menimbang rasa kekeluargaan," kata Agung, yang juga Ketua terpilih DPD Demokrat Riau.

Agung mengaku salah satu pelaku adalah kader Demokrat. Dia menyebut terduga pelaku telah meminta maaf kepada Agung, Demokrat, dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Pelaku sudah meminta maaf kepada saya, Demokrat, dan Ketua Umum AHY. Tentu ini jadi pelajaran kita bersama," kata Agung.

Sebelumnya, rumah dinas Agung Nugroho di Jalan Sumatera, Pekanbaru, Riau, didatangi sepuluh orang diduga preman. Mereka datang dan mencari politikus Partai Demokrat itu, Senin (29/11), sekitar pukul 20.30 WIB.

Mereka diduga sempat terlibat keributan dengan satpam di rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari kantor Gubernur Riau itu. Agung mengaku kenal dengan beberapa orang yang dia duga preman itu.

Setelah kejadian, Agung langsung datang ke Polda Riau dan melaporkan kasus itu. Tujuh terduga pelaku kemudian ditangkap.

Keesokan harinya, Partai Demokrat Riau menggelar Musyawarah Daerah. Agung terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Demokrat Riau di hotel SKA CoEX Pekanbaru.

(ras/haf)