2 Pengurus Lembaga Kredit Adat Tersangka Korupsi di Klungkung Bali Ditahan

Sui Suadnyana - detikNews
Senin, 06 Des 2021 22:39 WIB
Kajari Klungkung Shirley Manutede mengumumkan penahanan  Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ped di Kecamatan Nusa Penida berinisial IMS dan petugas bagian kredit, IGS.
Penahanan Ketua LPD Desa Adat Ped Nusa Penida berinisial IMS dan petugas bagian kredit, IGS terkait kasus korupsi. (Dok. Kejari Klungkung)
Klungkung -

Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ped di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, berinisial IMS ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung. IMS ditahan bersama tersangka lain berinisial IGS yang merupakan petugas bagian kredit.

"Tersangka IGS dan IMS dilakukan penahanan setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka mulai pukul 12.30 Wita," kata Kajari Klungkung Shirley Manutede dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Senin (6/12/2021).

Kedua tersangka ditahan atas dugaan tindak pidana penyelewengan atau penyalahgunaan dana LPD Desa Adat Ped. Kedua tersangka kasus korupsi ini ditahan selama 20 hari ke depan sampai 25 Desember 2021 di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Klungkung.

"Penahanan dilakukan berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Klungkung Nomor Print-797/N.1.12/Fd.1/12/2021 dan Nomor Print-798/N.1.12/Fd.1/12/2021 tanggal 6 Desember 2021," terang Shirley.

Shirley mengatakan perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan atau penyelewengan dana LPD Desa Adat Ped sebelumnya telah dilakukan penyidikan oleh Tim Penyidik Kejari Klungkung. Hasil penyidikan ditemukan terdapat adanya dugaan peristiwa pidana korupsi.

Pasalnya, laporan pertanggungjawaban keuangan LPD Desa Adat Ped tidak jelas dan tanpa disertai dengan bukti pendukung. Kemudian uang pesangon diberikan kepada pengurus LPD diberikan sebelum adanya pemutusan hubungan kerja, serta masalah selisih bunga kredit yang tidak dilaporkan pada laporan pertanggungjawaban.

Tindakan tersebut menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 4.421.632.060. Angka itu berdasarkan laporan hasil audit yang dikeluarkan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung atas dugaan penyelewengan/penyalahgunaan dana LPD Desa Adat Ped periode 2017 sampai dengan 2020 nomor X.700.04/218/IP.IV/ITDA tanggal 1 Desember 2021.

Tersangka IMS selaku Ketua LPD Desa Adat Ped dan tersangka IGS selaku Bagian Kredit disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Aturan itu sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo. Pasal 65 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kajari Klungkung Shirley Manutede mengumumkan penahanan  Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Ped di Kecamatan Nusa Penida berinisial IMS dan petugas bagian kredit, IGS.Kajari Klungkung Shirley Manutede (Dok. Kejari Klungkung)
(aud/aud)