Polisi Tangkap 4 Anggota Geng Motor Viral Serang Warga di Medan, 2 Ditembak

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 06 Des 2021 19:06 WIB
Polisi tangkap geng motor viral di Medan (Datuk-detikcom)
Polisi menangkap geng motor viral di Medan. (Datuk/detikcom)
Medan -

Polisi menangkap empat anggota geng motor yang viral gara-gara diduga menyerang warga di Medan. Dua di antaranya ditembak pada bagian kaki.

"Terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Cemara yang sempat viral juga, ini kita berhasil ungkap," kata Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan di Medan, Senin (6/12/2021).

Rona mengatakan keempat orang yang ditangkap itu ialah AWA (21), FH (19), DIM (17), dan RFS (16). Dua di antaranya ialah ketua dan panglima geng motor Simple Life.

"Nama geng motor Simple Life," sebut Rona.

Rona menyebut AWA dan FH mencoba melawan dan melarikan diri. Polisi kemudian menembak keduanya.

Rona menyebut keempat orang ini sempat menganiaya korban dan mengalami luka. Berdasarkan pengakuan dari keempat orang itu, geng mereka baru sekali melakukan pencurian.

"Untuk tawuran ada yang 20 kali," sebut Rona.

Rona menyebut sebagian anggota geng motor itu masih berstatus pelajar. Namun ada juga yang sudah tidak sekolah.

"Untuk penadahnya sendiri masih dikejar," sebut Rona

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun pidana. Rona berharap kejadian ini jadi pelajaran.

Sebelumnya, video menunjukkan sejumlah pengendara sepeda motor melemparkan batu ke warga di Medan viral. Polisi mengatakan akan mendalami kasus tersebut.

Dalam video itu, terlihat sejumlah pengendara sepeda motor yang berhenti di pinggir jalan. Para pengendara itu mengambil batu dan melakukan pelemparan.

Ada juga seorang pria yang terlihat membawa kayu dan memukul pengendara sepeda motor. Terlihat ada aksi saling kejar antara pengendara dan orang yang membawa kayu.

"Gerombolan geng motor semakin berani. Sekelompok remaja ini menyerang dan melempar batu terhadap warga di Jalan Cemara Medan," demikian narasi dalam video.

(dhm/haf)