Bicara Reshuffle, Johan Budi Dinilai Jadi 'Jubir Bayangan' Istana

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Des 2021 16:48 WIB
Johan Budi jadi jubir dan Jokowi di Istana
Presiden Jokowi (kanan) dan Johan Budi (kiri). (Laily Rachev/Setpres)

Waketum PAN Dengar Kabar Reshuffle Kabinet 8 Desember!

Terkait isu reshuffle kabinet sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Yandri Susanto. Yandri mengaku mendengar kabar bahwa reshuffle bakal dilakukan Rabu Pon, 8 Desember 2021.

"Saya dengar juga isunya begitu (Rabu Pon 8 Desember), katanya, sih," sebut Yandri kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (30/11).

Informasi terkini, hingga siang tadi Presiden Jokowi belum menyampaikan apapun ke partai-partai koalisi perihal reshuffle. Tetapi memang, Jokowi tak memiliki kewajiban untuk memberitahukan kepada partai koalisi.

"Soal reshuffle, sampai dengan posisi hari ini, Senin siang, Presiden belum menyampaikan kepada partai-partai koalisinya. Sekali lagi, tidak ada kewajiban Presiden untuk mengajak bicara soal reshuffle dengan partai koalisinya, karena itu memang hak prerogatifnya Presiden," ujar Waketum PPP Arsul Sani kepada wartawan, di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/12).

Meski tak punya kewajiban memberitahu, menurut Arsul, Presiden Jokowi biasanya mengajak bicara partai terkait jika ada menteri dari partai tersebut yang di-reshuffle. Kebiasaan tersebut juga dilakukan Jokowi jika ada pergeseran posisi menteri.

"Namun, kalau menengok dari reshuffle-reshuffle sebelumnya, biasanya, paling tidak, kalau ada menteri dari parpol yang terkena reshuffle, maka paling tidak parpolnya itu tentu akan diberitahu, diajak bicara oleh Presiden," ungkap Arsul.

"Demikian juga kalau ada pergeseran portofolio, tidak diganti, tetapi ada pergeseran portofolio. Nah, sampai sekarang belum," imbuhnya.


(zak/tor)