DKI Kirim 8 Truk Logistik-60 Personel Bantu Penanganan Korban Erupsi Semeru

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 06 Des 2021 15:50 WIB
Pemprov DKI kirim bantuan logistik sebanyak 8 truk dan 60 personel untuk bantu penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jatim.
Pemprov DKI mengirim bantuan logistik sebanyak 8 truk dan 60 personel untuk bantu penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jatim. (Dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengirimkan bantuan berupa logistik dan personel untuk membantu warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur (Jatim). Sebanyak 8 truk mengangkut bantuan logistik dan 60 anggota perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diberangkatkan.

"Begitu ada musibah erupsi Gunung Semeru, kita kontak dengan BPBD Kabupaten Lumajang, dan koordinasi dengan baik menanyakan kondisi lapangan, serta kebutuhan apa yang diperlukan untuk bisa membantu warga di sana," kata Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto melalui keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

Dia mengatakan bantuan logistik yang dikirim antara lain kasur, tempat tidur velbed, perlengkapan rumah tangga, dan kipas angin. Sabdo mengatakan pengiriman bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dari Pemprov DKI Jakarta untuk Lumajang.

"Ini bentuk kesetiakawanan, kebersamaan, kerja sama yang betul-betul kita wujudkan dengan nyata," ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin, mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Selain itu, Arifin meminta tim menjaga kekompakan dan keselamatan selama melayani warga di sana.

"Misi kita membawa barang-barang logistik bencana dan sebagainya sampai ke lokasi. Silakan menyesuaikan kegiatan kemanusiaan yang berlangsung di sana," ucap Arifin.

"Tetap jaga keselamatan dan kekompakan Anda semua, tidak ada kegiatan yang mandiri. Ini misi kemanusiaan membantu saudara yang terkena musibah, jadi semua kegiatan terkoordinir dan terawasi dengan baik," imbuhnya.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut masih ada potensi munculnya awan panas guguran dan banjir aliran lahar dari puncak kawah Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Untuk diketahui, Gunung Semeru memuntahkan awan panas pada Sabtu (4/12) sore kemarin.

"Masih ada potensi awan panas guguran, kapan ancaman akan terjadi? Sulit bagi kami untuk menjawab, itulah perlunya kami melakukan monitoring, setelah mendeteksi adanya getaran-getaran, itu kami catat dan kami sampaikan lewat WA untuk disebarkan kepada masyarakat," ujar Andiani.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.