Jejak Novel Baswedan: Dari Polri Kembali ke Polri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 06 Des 2021 15:37 WIB
Novel Baswedan dan pegawai yang tidak lolos TWK lainnya resmi dipecat KPK hari ini. Mereka sempat meletakkan kartu identitasnya di depan Gedung Merah Putih KPK.
Novel Baswedan (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kini menjadi ASN di lingkungan Polri. Artinya, Novel pulang kembali ke 'rumahnya' di Polri.

Novel Baswedan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1998. Pada 2004, Novel menjabat Kasat Reskrim Polres Bengkulu berpangkat komisaris.

Namun kepolisian pernah menjerat Novel Baswedan dalam kasus penembakan tersangka pencurian sarang walet. Kala itu dia masih bertugas di Polres Bengkulu. Kemudian, pada Mei 2015, Novel ditangkap di kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sidang etik Polri pada 2004 telah menyimpulkan bahwa Novel bukanlah pelakunya. Novel keluar dari Polri pada 2007.

Karir di KPK

Selanjutnya, Novel diangkat menjadi penyidik tetap KPK pada 2014. Karir Novel terbilang cemerlang di KPK. Dia termasuk yang berjasa membawa pulang mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dari pelariannya di Kolombia.

Novel juga mengungkap kasus Wisma Atlet yang turut menyeret mantan anggota DPR Angelina Sondakh.

Novel juga menjebloskan Nunun Nurbaeti ke penjara terkait kasus suap cek pelawat pada pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004.

Selain itu, dia membongkar kasus jual-beli perkara pemilukada dengan keterlibatan mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Peran Novel sebagai ketua tim penyidik dalam kasus dugaan korupsi simulator SIM berhasil menyeret sejumlah nama petinggi Polri seperti mantan Kakorlantas Polri Irjen Djoko Susilo. Peristiwa ini membuat panas hubungan antara KPK dan Polisi.