Sorotan Anies ke Kontraktor Usai Sumur Resapan Rusak Jalan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Des 2021 06:21 WIB
Anies Baswedan berkunjung ke KAHMI Jatim untuk bersilaturahmi
Anies Baswedan (Foto: Faiq Azmi)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta jajarannya untuk mengevaluasi proyek sumur resapan yang merusak jalan. Anies juga menyoroti kinerja kontraktor yang membangun sumur resapan.

"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal," kata Anies dalam keterangannya, Minggu (5/12/2021).

Anies meminta agar kontraktor yang mengerjakan sumur resapan untuk transparan, sehingga publik mengetahui dan melakukan pengawasan dalam proyek itu.

"Kontraktor yang mengerjakan sumur resapan perlu diinfokan secara transparan agar publik mengetahuinya dan ikut mengawasi pembangunan drainase vertikal yang sedang berjalan maupun drainase vertikal yang sudah beroperasi," jelasnya.

Anies berharap sumur resapan yang telah terbangun dapat berfungsi optimal dalam menangani banjir. Tentunya, tanpa harus merusak jalan yang dapat membahayakan kepentingan umum.

"Poinnya adalah agar drainase vertikal (sumur resapan) berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan," tegasnya.

Tegur Kontraktor

Lebih lanjut, Anies meminta jajarannya untuk mengidentifiasi jenis-jenis masalah serta mencari solusi mengenai proyek sumur resapan itu. Anies juga meminta agar jajarannya menegur para kontraktor untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul sesuai dengan prosedur, sekaligus standar durasi waktu penuntasan permasalahan tersebut.

"Tentu kami akan bertindak tegas jika terjadi permasalahan melalui mekanisme penalti terhadap kontraktor terkait jika terdapat penyimpangan. Lakukan segera dan panggil semua yang terlibat dalam pembangunan drainase vertikal, termasuk para pelaksana/kontraktor dan beri mereka pesan tegas agar proses pengerjaan drainase vertikal sesuai dengan standard sehingga berfungsi optimal dan tidak mengganggu kepentingan umum, terutama jangan sampai membahayakan orang lain," tegasnya.

Simak Video 'Pakar Tata Kota Trisakti: Sumur Resapan Tak Efektif Atasi Banjir DKI':

[Gambas:Video 20detik]