Anggota TNI Tewas Gantung Diri di Bali, Kodam Udayana Evaluasi

Sui Suadnyana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 15:16 WIB
Evakuasi anggota TNI AD gantung diri di Jembatan Tukad Bangkung, Bali. (Dok. Basarnas Bali)
Evakuasi anggota TNI AD gantung diri di Jembatan Tukad Bangkung, Bali. (Dok. Basarnas Bali)
Badung -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pihak Kodam IX/Udayana memastikan segera melakukan investigasi terkait anggota TNI yang tewas akibat gantung diri. Anggota TNI itu sebelumnya nekat mengakhiri hidupnya di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.

Meski demikian, Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok Yuniarto P belum bisa memberikan jawaban detail soal siapa saja yang bakal menginvestigasi insiden tersebut.

"Saya belum bisa menjawab detail, tapi paling tidak ada unsur Intel dan pengamanan, karena kan pasti itu. Nanti kan sama tim penyidik dari POM mungkin, untuk mengetahui permasalahannya apa sih, gitu. Kan pasti ada sebabnya (dia nekat gantung diri)," kata Totok kepada detikcom, Minggu (5/12/2021).

"Nanti hasil investigasi berkembang mungkin di rumah mungkin karena sebabnya mungkin bisa di rumah. Tergantung hasilnya bagaimana. Di pihak keluarga pun pasti akan nanti ada tidak begitu saja selesai. Pasti ada apanya, ditemukan dulu akar permasalahannya," kata dia. Totok menjelaskan metode investigasi bakal melakukan penelusuran dari tempat kejadian anggota tersebut gantung diri. Kemudian nantinya investigasi juga dilakukan di tempat yang bersangkutan berdinas, yakni di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 900/Satya Bhakti Wirottama (SBW) di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng.

Selain melakukan investigasi, Totok menegaskan pihaknya bakal mengevaluasi peristiwa anggota TNI gantung diri ini.

"Kalau dari pihak Kodam (atau) institusi ya pasti akan mengevaluasi supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," tegasnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan, korban ditemukan tergantung pada tiang lampu jalan dengan menggunakan seutas tali plastik warna biru dengan panjang sekitar 3 meter.

Saat ditemukan tergantung, anggota TNI AD itu menggunakan topi warna hijau bertulisan 'Dikmata', baju warna abu-abu, jaket hitam, sepatu warna hitam, dan celana pendek warna hitam. Ia ke lokasi membawa sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK-8791-DN.

Jenazah pria tersebut dapat dievakuasi ke atas Jembatan Tukad Bangkung sekitar pukul 12.55 Wita. Evakuasi menggunakan 1 unit mobil SAR Polda Bali beserta 1 unit mobil Basarnas.

Kemudian pada pukul 13.06 Wita, korban dibawa oleh unit ambulans ke Puskesmas Petang II untuk diperiksa tim medis dan diidentifikasi Polres Badung.

"Keterangan dari petugas medis Puskesmas Petang II bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia sekitar 6 jam yang lalu dengan ciri-ciri lidah menjulur, ada luka bekas jeratan melingkar di leher, serta dari kemaluan keluar sperma," jelas Wirya.

Simak juga 'Pinjol yang Digerebek di Jakarta Terkait Kasus Gantung Diri di Wonogiri':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)