Jenazah Anggota TNI Tewas Gantung Diri di Jembatan Bali Divisum

Sui Suadnyana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 13:16 WIB
Ilustrasi Gantung Diri
Ilustrasi gantung diri. (Mindra Purnomo/detikcom)
Badung -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang anggota TNI ditemukan tewas gantung diri di Jembatan Tukad Bangkung, yang berlokasi Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali. Jenazah anggota TNI itu kini divisum.

Dikonfirmasi detikcom, pihak Kodam/IX Udayana membenarkan bahwa yang bersangkutan berusia 22 tahun dan berasal dari Kabupaten Tabanan.

"Ya (betul) seperti itu," kata Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok Yuniarto P kepada detikcom, Minggu (5/12/2021).

Totok juga membenarkan bahwa anggota TNI itu telah selesai menjalani Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) dengan pangkat prajurit dua (prada). Prada adalah pangkat terendah dalam jenjang Tamtama pada kemiliteran di Indonesia.

Totok mengungkapkan jenazah anggota TNI itu kini ditempatkan di rumah duka Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Kodam IX/Udayana. Rencananya, jenazah korban segera dilakukan visum et repertum (VeR).

"Ya mula hari ini (mulai divisum). Tapi kapan selesainya, kami akan berkoordinasi dengan tim kesehatan," jelas Totok.

Sebelumnya, pelaksana tugas Kepala Pelaksana (Plt Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan korban ditemukan tergantung pada tiang lampu jalan dengan menggunakan seutas tali plastik warna biru dengan panjang sekitar 3 meter.

Saat ditemukan tergantung, anggota TNI AD itu menggunakan topi warna hijau bertulisan 'Dikmata', baju warna abu-abu, jaket hitam, sepatu warna hitam, dan celana pendek warna hitam. Ia ke lokasi membawa sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK-8791-DN.

Jenazah pria tersebut dapat dievakuasi ke atas Jembatan Tukad Bangkung sekitar pukul 12.55 Wita. Evakuasi menggunakan 1 unit mobil SAR Polda Bali beserta 1 unit mobil Basarnas.

Kemudian pada pukul 13.06 Wita, korban dibawa oleh unit ambulans ke Puskesmas Petang II untuk diperiksa tim medis dan diidentifikasi Polres Badung.

"Keterangan dari petugas medis Puskesmas Petang II bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia sekitar 6 jam yang lalu dengan ciri-ciri lidah menjulur, ada luka bekas jeratan melingkar di leher, serta dari kemaluan keluar sperma," jelas Wirya.

Simak juga 'Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Pasar':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)