Mengenal Rekam Jejak 4 Inkumben Calon Anggota KPU RI 2022-2027

Andi Saputra - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 14:38 WIB
Ilustrasi gedung KPU
Gedung KPU (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pansel meloloskan 28 nama menjadi calon anggota KPU RI periode 2022-2027 dan 20 nama calon anggota Bawaslu 2022-2027. Empat nama di antaranya adalah calon anggota KPU saat ini.

Empat nama yang dimaksud yaitu Hasyim Asy'ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Ilham Saputra dan Viryan. Berikut rekam jejak empat nama tersebut sebagaimana dirangkum detikcom, Minggu (5/12/2021).

Hasyim Asy'ari

Hasyim lahir di Pati pada 3 Maret 1973 dan menghabiskan masa kecilnya di Kudus, Jawa Tengah. Setelah itu, Hasyim melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (FH Unsoed) Purwokerto pada 1991-1995. Di saat yang sama Hasyim juga nyantri di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Karangsuci, Purwokerto.

Selama mahasiswa, Hasyim menjadi salah satu aktivis kampus menentang Orde Baru. Di kampus, Hasyim menginisiasi Lembaga Kajian Hukum dan Sosial (LKHS) dan kini menjadi salah satu unit kegiatan mahasiswa yang bergengsi.

Ia juga aktif di Pers Mahasiswa Pro Justitia. Berbagai pergulatan pemikirannya dituangkan dalam skripsi yang berjudul '"Pembreidelan Pers: Studi Terhadap Pembatalan SIUPP Sebagai Bentuk Pembatasan Kebebasan Pers".

Pada 1998, Hasyim menyelesaikan S2 dari Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, dengan tesis "Demokratisasi Melalui Civil Society: Studi Tentang Peranan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dalam Pemberdayaan Civil Society di Indonesia 1971-1996". Adapun S3 didapatinya dari Sosiologi Politik, Department of Anthropology and Sociology, Faculty of Arts and Social Sciences, University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia pada 2012 dengan disertasi "Konsolidasi Menuju Demokrasi: Kajian Tentang Perubahan Konstitusi dan Pilihan Raya 2004 di Indonesia". Dengan jenjang pendidikan itu, kini ia berhak menyandang PhD.

Untuk rekam jejak pekerjaan, Hasyim mengawali menjadi dosen di FH Undip dari 1998 hingga sekarang. Sejak 2016, ia menjadi anggota KPU RI hingga saat ini.

Hasyim juga aktif menulis dan mencetak sejumlah buku. Di antaranya:

-Dinamika Negara Hukum: Relasi Negara, Hukum dan Masyarakat di Indonesia
-Konsolidasi Demokrasi: Pergulatan Politik Pemilu di Indonesia
-Konsolidasi Partai Politik: Belajar dari Jawa Tengah
-Naskah Akademik dan Draft RUU Kitab Hukum Pemilu: Usulan Masyarakat Sipil (Omnibus Law)
-Evaluasi Pemilu Legislatif 2014: Provinsi Jawa Tengah
-Negara dalam Pandangan Soepomo.
-Mekanisme dan Tahapan Penghitungan Perolehan Suara Menjadi Kursi DPR dan DPRD Pemilu 2014

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi

Pria yang akrab disapa dengan Raka Sandi itu dilahirkan pada 21 Nopember 1970 di Yem Sumbul, sebuah desa di Jembrana, Bali. Masa kecilnya dihabiskan di Jembrana.

Raka Sandi mulai merantau menimba ilmu dengan kuliah di Fakultas Teknik Kimia UGM, Yogyakarta dan selesai pada 1999. Setahun setelahnya, ia mengambil FH Universitas Udayana dan dilanjutkan hingga doktor.

Selama 9 tahun kuliah di Faklutas Teknik Kimia, Raka Sandi aktif dalam gerakan politik kemahasiswaan. Raka Sandi bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dengan posisi tertinggi sebagai Ketua GMNI DPC Yogyakarta 1994-1996.

Raka Sandi mulai mengenyam dunia pengaturan electoral saat menjadi anggota KPU Bali 2008-2013 dan Ketua KPU Bali 2013-2019. Dilanjutkan menjadi anggota Bawaslu Bali 2018-2020. Pada 2020, Raka Sandi masuk ke KPU RI menggantikan Wahyu Setiawan.

Selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video '629 Orang Lulus Administrasi Calon Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027':

[Gambas:Video 20detik]