Hitamnya Hitam

Charles Manson, Pembunuh Berantai yang Gegerkan Hollywood

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 07:00 WIB
Charles Manson pemimpin kultus Family (AFP Photo)
Charles Manson pemimpin kultus Family (AFP Photo)

Gegerkan Hollywood

Kata 'Pig' tertulis dengan darah Tate di pintu depan rumah tersebut. Pembunuhan keji itu menggegerkan Hollywood. Pengadilan menyatakan pembunuhan itu diperintahkan Manson, yang saat itu diketahui ingin menjadi musisi ternama. Rumah di Benedict Canyon itu semula disewa oleh seorang produser musik yang menolak Manson. Saat pembunuhan terjadi, produser musik yang dibenci Manson tidak lagi tinggal di situ.

Empat korban lainnya merupakan seorang pemilik toko kelontong Leno LaBianca dan istrinya, Rosemary, juga seorang guru musik bernama Gary Hinman dan aktor pengganti (stuntman) bernama Donald Shea. Para pelaku pembunuhan adalah pengikut setia Manson. Manson dan anggota kultusnya yang melakukan pembunuhan itu divonis mati. Namun pada 1972, vonis mati itu diperingan menjadi vonis penjara seumur hidup setelah negara bagian California mencabut hukuman mati.

Meskipun tindak pidana yang didalangi Manson tidak lagi menjadi pemberitaan besar, namanya tetap menjadi simbol teror yang terjadi pada musim panas 1969. "Nama Manson sendiri telah menjadi metafora untuk kejahatan," sebut jaksa Vincent Bugliosi yang menangani kasus Manson saat itu. Jaksa Bugliosi telah meninggal dunia tahun 2015 lalu. Pernyataan itu disampaikannya kepada Los Angeles Times pada 1994.

Meninggal Dunia

Manson meninggal dunia pada 19 November 2017. Manson sempat ditahan di Corcoran State Prison, tempatnya menjalani sembilan vonis hukuman penjara seumur hidup. Dia dilarikan ke rumah sakit pada pertengahan November 2017. Namun tidak diketahui pasti apa penyakit Manson.


(rdp/tor)