Ma'ruf Amin ke Keluarga Korban COVID-19: Semoga Amal Baik Diterima Allah

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 18:05 WIB
Pemprov Jabar
Foto: dok. Pemprov Jabar
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat di Jl. Japati, Kota Bandung. Dalam peresmian tersebut juga turut hadi Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat saya resmikan. Semoga Allah SWT memberikan inayahnya dan meridhoi setiap ikhtiar yang kita lakukan," kata Wapres dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

Dalam peresmian tersebut, Wapres Ma'ruf bersama Kang Emil menyempatkan diri meninjau monumen dan berbincang dengan keluarga pahlawan COVID-19. Perbincangan diselimuti suasana haru, karena para keluarga mencurahkan kesedihannya setelah ditinggal orang terkasih dan terdekat.

Suasana haru semakin terasa karena peresmian Monumen Pahlawan COVID-19 Jabar berlangsung di bawah rintik hujan. Ma'ruf Amin dan Kang Emil pun berkaca-kaca selama mendengarkan isi hati keluarga pahlawan COVID-19.

Wapres Ma'ruf mengatakan Monumen Pahlawan COVID-19 adalah pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah melewati ujian besar. Pemerintah dan masyarakat Indonesia menghadapi ujian itu dengan saling percaya.

Oleh sebab itu, pemerintah menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan, kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam menghadapi pandemi COVID-19. Terutama bagi para pejuang di garda depan yang rela lelah dan berpeluh demi keselamatan bangsa.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya para syuhada di seluruh Indonesia yang gugur karena COVID-19, semoga amal baiknya diterima di sisi Allah Subhanahu Wata'ala, Tuhan yang Maha Esa. Hari ini kita berkumpul di sini untuk mengenang dan menghormati mereka," ucap Ma'ruf.

Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan Monumen Pahlawan COVID-19 merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur akibat COVID-19. Termasuk di dalamnya adalah dokter, tenaga kesehatan, dan relawan, baik dari masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jabar.

Dalam perjalanannya melawan pandemi selama hampir 2 tahun, Jabar telah kehilangan sekitar 200-an putra-putri terbaik yang berjuang menyelamatkan banyak nyawa. Selain itu, Jabar juga kehilangan 14.000-an masyarakat yang berpulang akibat COVID-19. Atas dasar itu, Monumen Pahlawan COVID-19 didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang gugur.

"Mereka berpulang agar kita tetap bisa menang, mereka luruh agar kita tetap bisa tumbuh, mereka gugur agar kita tetap bisa bertutur, mereka berkorban agar kita tetap punya masa depan," ujar Kang Emil.

"Monumen Pahlawan COVID-19 Jawa Barat ini adalah mereka. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya," imbuhnya.

Menurut Gubernur Jabar tersebut, para pahlawan COVID-19 rela bekerja melebihi waktu yang biasanya dan mengesampingkan kepentingan pribadi. Bahkan tak sedikit dari mereka yang gugur di taman bakti dan rela terluka di medan bukti.

"Mereka setiap detik bekerja menyelamatkan nyawa, mereka setiap menit berikhtiar menyembuhkan sakitnya raga mereka, mereka setiap jam memberikan penghargaan bagi sesama, mereka setiap hari berpeluh kerja tanpa jeda," ucapnya.

"Karenannya momen ini hadir sebagai rasa terima kasih kita kepada mereka. Kepada mereka yang pengorbanannya teramat mulia," tambahnya.

Dengan adanya monumen pahlawan COVID-19 akan terus hidup di tengah masyarakat. Monumen tersebut diharapkan bisa menjadi simbol kekuatan masyarakat Jabar.

"Mereka selalu ada dalam doa-doa kita. Mereka selalu ada dalam memori bangsa. Nama mereka akan abadi dalam dinding yang sederhana ini namun mulia," katanya.

Dalam acara tersebut, dilakukan juga penyerahan beasiswa kepada para keluarga pahlawan yang gugur akibat COVID-19. Penyerahan beasiswa ini merupakan kolaborasi antara Pemda Provinsi Jabar dan Indonesia Pasti Bisa. Selain Wapres RI, dalam peresmian tersebut juga hadir Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), wali kota dan bupati di Jabar.

(prf/ega)