Gempar Bocah Kena Peluru Nyasar Oknum Polisi Mabuk

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 04:52 WIB
Seorang bocah berusia 7 tahun di Gorontalo terluka pahanya akibat terkena proyektil. Polda Gorontalo mengungkap proyektil itu milik oknum anggota Polri. (Ajis Khalid/detikcom)
Seorang bocah berusia 7 tahun di Gorontalo terluka pahanya akibat terkena proyektil. Polda Gorontalo mengungkap proyektil itu milik oknum anggota Polri. (Ajis Khalid/detikcom)
Gorontalo -

Seorang bocah berusia 7 tahun terkena peluru nyasar. Peluru nyasar itu diduga berasal dari tembakan yang dilepaskan anggota polisi yang tengah mabuk.

Insiden peluru nyasar itu terjadi di Desa Hulawa Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo pada Rabu (1/12) dini hari. Bocah tersebut pun mengalami luka di paha bagian kanan akibat terkena proyektil tersebut.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Aloe Saboe usai terkena tembakan. Saat ini telah dilakukan operasi pengangkatan proyektil tersebut.

Polda Gorontalo yang mendapat laporan lantas langsung turun tangan. Polda Gorontalo kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir area kejadian dalam radius hingga 1 km.

Polda Gorontalo juga meminta keterangan sejumlah saksi. Akhirnya kasus peluru nyasar itu terungkap dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono, mengungkapkan dari hasil penyelidikan kasus peluru nyasar tersebut mengarah ke salah satu anggota polisi berpangkat bripka berinisial MB. Wahyu mengatakan, pada saat kejadian, Bripka MB dalam kondisi mabuk.

Sebagai informasi, Bripka MB bertugas sebagai Banit Samapta Polsek KP3 Anggrek Polres Gorontalo Kota.

"(Kasus peluru nyasar) ini mengarah pada salah satu oknum anggota Polri Bripka MB. Yang pada saat kejadian dalam kondisi mabuk," kata Kombes Wahyu Tri Cahyono, Jumat (3/12/2021).

Bripka MB dalam Kondisi Mabuk

Wahyu melanjutkan, saat mabuk itu, Bripka MB melepaskan tembakan saat keluar dari mobil. Hal itu dilakukan pelaku saat berada di Jalan Bengawan Solo Kota Gorontalo.

"Jadi kalau kita lihat dari waktu kejadian antara MB oknum anggota Polri membuang tembakan, dengan waktu kejadian peristiwa yang terjadi di Desa Hulawa Kompleks Pasar Minggu, itu waktunya sama. Sekitar jam 03.00 dini hari pada hari Rabu kemarin," ungkap Wahyu.

Dia menerangkan, jarak antara pelaku membuang tembakan dengan proyektil peluru jatuh itu berkisar 300 meter.

"Kemarin proyektil kita mau periksa ke Makassar kita tunda, kita fokus memeriksa anggota ini," tegas Wahyu.

Bripka MB tak sedang bertugas saat melepaskan tembakan. Simak di halaman selanjutnya.

Simak Video: Terungkap! Peluru Nyasar Lukai Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

[Gambas:Video 20detik]