Momen Jenderal Andika Marahi Anak Buah, Terbaru Gegara Kasrem Merauke Main HP

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 20:26 WIB
Mahfud Md bertemu dengan Jenderal Andika Perkasa
Foto: Dok. Kemenko Polhukam

3. Tegur Dandim Gemuk

Jenderal Andika Perkasa sempat memanggil para komandan kodim (dandim) yang berbadan gemuk. Pemanggilan dandim-dandim gemuk atau yang disebut Andika 'gembrot' itu dilakukan saat acara Temu Dandrem-Dandim Tahun 2020.

Dalam video yang diunggah oleh akun YouTube TNI AD, Selasa (29/7). Suasana saat Andika memanggil dandim tersebut sangat cair dan tawa.

"Berat berapa?" tanya Andika kepada Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Tofan Tri Anggoro.

"95 kilogram," jawannya.

"Mulai kapan gemuk?" tanya Andika.

"Mulai lulus SMA," ucap Anggoro sambil tersenyum.

"Nggak mungkin," balas Andika.

Kepada KSAD, dandim lainnya menyebut dia pernah kurus saat menjadi komandan batalion (danyon). Namun tubuh berubah setelah keluar dari batalion.

"Kemarin kami sempat kurus ketika jabatan komandan batalion, Bapak KSAD. Setelah danyon, masuk Rindam dan dandim, jadi tambahan karung," ucapnya disambut tawa Andika.

Ada pula yang menyebut baru mulai gemuk pada pertengahan 2020. Dia menyebut kondisi badannya cepat naik dan cepat turun.

"Kami mulai gemuk dari Juni 2020," katanya.

"Baru tahun ini. Langsung lebar. Lebar sini (pinggang). Kenapa tuh?" tanya Andika.

Dandim tersebut menjawab, "Kami memang cepat naik, cepat turun," katanya.

Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Christian FR Ireeuw, pun tak lepas dari orang yang dipanggil KSAD karena berat badan. Namun dia menjawab alasan gemuk dengan jenaka.

"Sebenarnya kami kurus. Tapi tidak jaga makan, makanya jadi seperti ini," kata Christian.

"Tapi kami berusaha, Bapak KSAD, untuk kembali bisa normal," katanya.

Andika, yang mendengar alasan Christian, pun tertawa sampai menunduk.

"Christian ini kurus, karena nggak bisa jaga (makan). Sama aja," kata Andika.

Setelah bercerita dengan dandim-dandim gemuk, Andika mengaku khawatir terhadap kondisi anggota TNI AD yang memiliki berat badan berlebih. Menurutnya, kondisi itu tidak ideal bagi yang rentan terkena penyakit.

Andika menyampaikan, dia mendapat data bahwa pada 2020 bahwa ada 539 anggota TNI AD meninggal karena sakit. Hanya sebagian kecil yang meninggal karena COVID-19.

"Dari 539 itu, yang sakit plus COVID, 58. Jadi sebetulnya, 500-an ya sakit berat. Sakit berat itu ada diabetes, ada gagal ginjal, jantung, stroke. Itu semua sebetulnya bisa kita jaga," katanya.

KSAD meminta anggota TNI AD menjaga pola makan sehingga bisa menjaga berat badannya dan tetap sehat.

"Intinya, kita harus lebih scientific, kita juga harus punya tekad keras mengukur diri. Nggak boleh biarkan, 'Alah besoklah, sekarang makan dulu.' Kuncinya adalah bagaimana kita mengendalikan makan," katanya.

4. Marah karena Arahannya Tak Didengar

Selanjutnya sikap tegas diperlihatkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat memimpin rapat daring. Andika marah kepada Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari yang menurutnya sibuk dengan ponsel.

"Harusnya mereka tahu. Mas Hamim, lihat saya. Ini Mas Hamim kan yang di Merauke? Betul? Nggak usah lihat handphone," tegur Andika, seperti dilihat detikcom pada Jumat (3/12).

Andika menekankan dia tak sering bicara sehingga dia meminta jajarannya betul-betul memperhatikan arahannya.

"Saya ngomong nggak sering. Handphone geser. Mas Hamim, handphone geser!," perintah Andika dengan nada meninggi di akhir kalimat.

"Siap sudah," jawab Kolonel Hamim.

"Mana?" tanya Andika lagi.

Andika berulang kali memerintahkan Kolonel Hamim untuk menggeser ponselnya ke sebelah kiri. Andika lalu memerintahkan Hamim mengulangi arahan yang baru saja disampaikan dia.

"Ke samping kiri. Ke samping kiri. Jauh. Ulangi coba, apa yang saya bilang barusan?" pinta Andika ke Hamim.

Kolonel Hamim tampak tak langsung merespons perintah Andika. Diamnya Hamim membuat Jenderal Andika kembali menegur.

"Mas Hamim, ulangi," perintah Andika.

"Siap. Siap, Bapak," jawab Hamim kembali.

Melihat Kolonel Hamim tak dapat menjelaskan ulang arahannya, Jenderal Andika menegur atasan Hamim yakni Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono dan Brigjen TNI Bangun Nawoko. Andika meminta kedua jenderal itu melihat kualitas anggotanya.


(aud/aud)