Polisi Tembak Mati Perampok Driver Taksi Online di Medan

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 20:40 WIB
Rilis polisi soal kaus perampokan taksi online di Medan.
Foto: dok. Datuk Haris/detikcom

Setelah merusak baterai mobil tersebut, tersangka meminta Gembul mengambil korek api yang tertinggal di dalam mobil. Pada saat mengambil korek, petugas gabungan mengamankan Gembul.

"Dari mengamankan saudara Gembul ini dari mobil korban kemudian kita bisa amankan Saudara IGL," sebut Riko.

Petugas kemudian meminta tersangka menunjukkan rumah rekannya berinisial S yang membantu memesan mobil online. Akan tetapi, tersangka mencoba merebut senjata petugas hingga ditembak dan meninggal dunia.

"Berusaha merebut senjata anggota kita yang mengawal untuk menunjukkan rumah Saudara S, terjadi pergumulan dengan anggota kita kemudian anggota kita melakukan tindakan tegas terukur melumpuhkan tersangka. Kemudian dibawa ke rumah sakit tidak dapat tertolong dan tersangka meninggal dunia," sebut Riko.

"Yang kita amankan yang ditetapkan jadi tersangka 1 dan kita masih dalami peran rekan-rekannya yang lain namun hasil pendalaman kita saudara S ini hanya sifatnya membantu memesankan," sebut Riko.

Riko menegaskan motif awalnya tersangka tidak punya uang untuk membayar taksi online. Setelah berkelahi hingga driver taksi itu meninggal, barulah dia mengambil harta benda korban.

"Motif awalnya yang bersangkutan mengakui bahwa dia tidak punya uang, kemudian setelah terjadi pergumulan, korban meninggal dunia muncul niat jahatnya untuk mengambil harta korban," ucap Riko.


(aik/aik)