Polisi Sekat Massa Reuni 212 di 4 Titik Kota Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 04:13 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima mengamankan lokasi bentrok ormas di Ciledug
Kombes Deonijiu De Fatimia (tengah). (Khairul Ma'arif/detikcom)
Tangerang -

Reuni 212 di Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), rencananya akan tetap digelar meski tak ada izin dari Polda Metro Jaya. Polisi melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Tangerang dan Jakarta untuk mengantisipasi massa Reuni 212.

Ada sejumlah titik penyekatan di Kota Tangerang yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima mengatakan pihaknya sudah menentukan empat titik penyekatan.

"Penyekatan dilakukan di wilayah Batuceper, Ciledug, Cikokol, dan Jatiuwung. Keempatnya itu akses menuju DKI Jakarta," kata Deonijiu saat dikonfirmasi, Rabu (1/12/2021) malam.

Selain keempat titik tersebut, Deonijiu mengatakan pihaknya juga akan menurunkan personel untuk berjaga di Stasiun Tangerang. Hal ini dilakukan untuk mencegah massa yang akan ke Jakarta menggunakan transportasi KRL.

"Empat wilayah itu kami akan bersiap mulai malam ini. Sementara di Stasiun Tangerang akan mulai ada penjagaan pada pukul 05.00 WIB," tambah Deonijiu.

Dalam kesempatan ini, Deonijiu juga mengimbau warga yang akan mengikuti Reuni 212 tersebut, agar tidak datang ke Jakarta. Menurutnya hal ini dikarenakan saat ini situasi masih pandemi COVID-19.

"Kalau memang masih ada yang coba berangkat, kami akan langsung suruh pulang atau disuruh putar balik. Atau jika masih membandel, akan dikenakan pasal tentang kekarantinaan. Cukup di rumah sajalah, nggak perlu datang ke Jakarta," tegasnya.

Tonton video 'Cegah Reuni 212, Kawasan Monas-Patung Kuda Dibarikade Segala Penjuru!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Filterisasi Kendaraan di Perbatasan Tangsel-Jaksel

Sementara itu, Satlantas Polres Tangerang Selatan akan melakukan filterisasi kendaraan. Kasatlantas Polres Tangsel, AKP Dicky Sutarman menjelaskan filterisasi kendaraan ini dilakukan secara selektif.

"Tidak melakukan penyekatan. Filterisasi kendaraan yang melintas pada wilayah perbatasan dengan Jakarta Selatan. Masyarakat tetap dapat melintas namun apabila merupakan massa aksi tidak dapat melewati jalur itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Dicky membeberkan ada dua titik yang dilakukan filterisasi. Dia berujar kedua titik tersebut berbatasan dengan wilayah Jakarta Selatan.

"Pertigaan Bintaro sektor 3 dan pertigaan sandratex Ciputat. Kami akan mulai berjaga dari malam ini," ungkapnya.

(rfs/mea)