PDIP DKI Kritik Penunjukan Ketua Pelaksana Formula E: Bermuatan Politis

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:17 WIB
Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak
Anggota DPRD DKI Jakarta F-PDIP Gilbert Simanjuntak (Foto: dok. Istimewa)

Terakhir, Gilbert meyakini penunjukan Sahroni yang sarat akan pendekatan politis akan berdampak terhadap kepercayaan masyarakat dengan pemerintah.

"Pendekatan politis yang akhirnya mengecilkan profesionalisme akan dinilai oleh masyarakat seluruh Indonesia, seperti janji kampanye yang diminta aksi nyatanya, bukan sekedar narasi atau retorika" imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap tiga alasan mengapa Politikus NasDem Ahmad Sahroni ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Formula E. Anies mengatakan Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu ditunjuk lantaran berpengalaman dalam kegiatan ajang balap mobil.

"Pertama, Pak Saroni adalah seorang yang berpengalaman di dalam kegiatan balap mobil, di dalam kegiatan raising yang amat diperlukan ketika kita melaksanakan sebuah kegiatan seperti Formula E," kata Anies saat jumpa pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (29/11).

Alasan kedua ialah Sahroni merupakan ketua perkumpulan mobil listrik. Anies ingin Formula E membawa pesan transformasi moda transportasi bebas emisi seperti kendaraan berbasis listrik.

"Kedua, beliau adalah ketua perkumpulan mobil listrik. Yang kita tahu Formula E adalah sebuah balap mobil dengan menggunakan energi listrik, karena itu kita sama-sama menyadari bahwa Formula E ini juga untuk membawa pesan kepada semua, bahwa kita perlu mulai bersiap untuk melakukan transformasi kepada moda transportasi yang bebas emisi, salah satunya adalah kendaraan berbasis listrik," ujarnya.

Alasan berikutnya, Anies menaruh harapan kepada Sahroni agar menjembatani regulasi internasional terhadap pelaksanaan di lapangan. Anies berharap, sebagai perwakilan Formula E Operation, Sahroni bisa melakukan peran tersebut.


(taa/fas)