Dosen Unsri Akui Cabuli Mahasiswi Bimbingan Skripsi, Ini Langkah Polisi

Prima Syahbana - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 14:04 WIB
Universitas Sriwijaya (Unsri) (Raja Adil/detikcom)
Universitas Sriwijaya (Unsri) (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Rektorat Universitas Sriwijaya (Unsri) memberikan sanksi pencopotan dari ketua jurusan kepada dosen A, yang diduga telah mengakui mencabuli mahasiswi bimbingan skripsi. Hal itu pun kini menjadi pertimbangan polisi sembari mengumpulkan dua alat bukti.

"Kalau kita secara hukum tidak bisa berdasarkan omongannya dia (terlapor dosen A), justru informasi itu nanti akan kita jadikan pertimbangan, kita dalami," ucap Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Masnoni kepada detikcom, Rabu (1/12/2021).

Masnoni mengaku pihaknya saat ini masih terus menyelidiki kasus, termasuk mengambil keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti.

"Kita akan lengkapi dulu seperti keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang ada, baru nanti kita panggil dari pihak terlapor," ungkapnya.

Dia mengatakan akan menangani kasus sesuai dengan prosedur meski terlapor tindak pidana pencabulan ini sudah mengakui perbuatannya.

"Ya kita tidak bisa langsung saja melakukan penangkapan, kita ada tahapan-tahapan yang harus kita lakukan terlebih dahulu minimal dua alat buktinya sudah jelas baru bisa kita lakukan penangkapan," jelas Masnoni.

Sebelumnya, polisi mengatakan akan memeriksa saksi-saksi hingga tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan korban, saat kejadian pencabulan yang berlangsung satu kali itu, korban sempat melakukan perlawanan.

Dosen Akui Cabuli Mahasiswi

Sebelumnya, Wakil Rektor 1 Unsri Zainuddin mengatakan pemberian sanksi pihak Unsri terhadap dosen A dilakukan melalui sejumlah pertimbangan. Sebab, menurutnya, selain dosen A mengakui perbuatannya, ada langkah-langkah lain yang dilakukan pihak Unsri sebagai landasan hukum dalam pemberian sanksi.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Dugaan Pelecehan Dekan Terhadap Mahasiswi Unri yang Bikin Geger!

[Gambas:Video 20detik]