Varian Omicron Mengancam, Satgas COVID Minta Masyarakat Tidak Panik

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 11:25 WIB
Omicron dan berbagai varian Covid: Apakah vaksin yang sekarang beredar masih ampuh menangkal varian baru yang bermutasi sangat cepat?
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito meminta masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terkait varian baru Omicron. Meskipun bukti awal penelitian menyatakan kemungkinan varian baru ini dapat menularkan penyintas COVID-19.

"Namun sampai saat ini Technical Advisory Group on Virus Evolution (TAG-VE) dari WHO menyatakan bahwa terkait efek transmisibilitas dan keparahan gejala yang ditimbulkannya, masih belum pasti dan perlu diperdalam dengan studi lanjutan," ujar Wiku dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Rabu (1/12/2021).

Sedangkan berdasarkan bukti awalan para peneliti mensinyalir varian ini dapat menimbulkan reinfeksi pada penyintas COVID-19. Walaupun demikian, kata dia, masyarakat diminta menunggu hasil studi lanjutannya.

"Dari sisi pemerintah sendiri berdasarkan Surat Edaran Satgas No. 23 tahun 2021 melakukan penundaan sementara kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara. Ditetapkannya kebijakan ini dilatarbelakangi atas terjadinya transmisi komunitas kasus bervarian Omicron," jelasnya.

Atau telah terjadinya kondisi penularan antar penduduk dalam satu negara atau wilayah yang sumber penularannya berasal dari dalam negara atau wilayah itu sendiri. Pemerintah akan terus memantau penyesuaian daftar negara yang tercantum jika diperlukan.

Sedangkan untuk penerapan penyesuaian aktivitas kegiatan masyarakat menjelang masa Nataru, termasuk penerapan PPKM level 3 akan tetap diberlakukan dari 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 sesuai dengan InMendagri No 62 tahun 2021 dan Surat Edaran No. 24 tahun 2021.

(akd/ega)