BNPT Dukung Usul Buya Syafii Polri Rekrut Santri Hadapi Kelompok Radikal

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 07:20 WIB
Ilustrasi Santri
Ilustrasi santri (Foto: Getty Images/iStockphoto/wichianduangsri)
Jakarta -

Cendekiawan muslim Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii Maarif mengusulkan institusi Polri untuk merekrut santri berkualitas untuk bergabung dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nur Wahid mendukung usulan tersebut.

"Yang disampaikan Buya itu ide yang bagus yang bernilai strategis, dan memang kalau tidak salah polri juga sudah melakukan upaya untuk ke arah itu termasuk kebijakan kapolri yang sekarang itu kan bagaimana polisi belajar kitab kuning. Artinya polisi untuk dekat dengan kiai dan santri, artinya bukan semata-mata belajar kitab kuning harus bisa baca kitab kuning, tapi maknanya supaya belajar agama itu secara moderat tidak tekstualisitk ataupun belajar sembarang ustad," kata Nur Wahid, kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Nur Wahid yakin masuknya santri dalam institusi polri akan membantu mengatasi radikalisme dan terorisme.

"Kami sangat mendukung ide Buya itu karena radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama dalam konteks ini yang mengatasnamakan Islam akar masalahnya adalah ideologi kafiri, yaitu ideologi yang mengkafirkan mereka yang berbeda, baik itu beda agama, bahkan sesama muslim pun hanya beda kelompok dan paham mereka kafirkan," ucapnya.

"Ide untuk merekrut taruna akpol diambil dari santri berkualitas itu akan sangat membantu dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama," lanjut Nur Wahid.

Nur Wahid menegaskan BNPT siap membantu jika Polri melakukan hal itu. Dia mengatakan BNPT akan membantu untuk profiling.

"Kami sangat mendukung dan kami siap untuk dilibatkan dalam proses rekrutmen, kami akan membantu dalam profiling, kenapa profiling, karena anak-anak muda sekarang itu mayoritas hampir semua memegang gadget dan bermedia sosial, dan kebanyakan dari mereka itu terkoneksi ke kelompok atau tokoh agama yang intoleran dan radikal," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan video 'Polri soal Usulan Buya Syafii Usul Rekrut Santri: Masukan yang Konstruktif':

[Gambas:Video 20detik]