7 Fakta Penembakan Maut di Bintaro Pelakunya Petugas PJR Polda Metro

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 06:49 WIB
Polda Metro Jaya rilis kasus penembakan melibatkan Ipda OS di Jaksel
Polda Metro Jaya rilis kasus penembakan melibatkan Ipda OS di Jaksel (YouTube Humas PMJ)


3. Bermula dari O Diikuti Mobil

Polisi menjelaskan O ini awalnya menghubungi Ipda OS meminta bantuan karena dirinya merasa diancam. O merasa terancam karena ada yang mengikuti.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, peristiwa itu dilatarbelakangi adanya laporan masyarakat yang merasa terancam. Orang itu diikuti dari mulai satu hotel di wilayah Sentul, kemudian diikuti beberapa unit mobil," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan di Polda Metro, Selasa (30/11/2021).

4. Ipda OS Niat Bantu O Supaya Aman

Karena merasa terancam, orang tersebut kemudian melapor secara lisan ke Ipda OS. Karena Ipda OS bertugas di Satuan PJR Jaya 4, ia mengarahkan warga sipil itu untuk ke lokasi di depan kantor PJR.

"Anggota ini berdinas di sana, diarahkan ke sana, maksudnya supaya aman," ujarnya.

Setiba pria O di lokasi, disebutkan terjadi keributan. Hingga kemudian Ipda OS melepaskan tembakan.

"Dan setelah terjadi--berdasarkan keterangan saksi sementara--terjadi peristiwa ribut di situ dan dengar satu tembakan, mengaku polisi dan keterangan saksi mau ditabrak dan terkena tembakan dua kali yang mengenai korban," tuturnya.

5. Korban Ngaku Wartawan

Dua orang korban terluka yakni Poltak Pasaribu dan M Aruan. Keduanya mengaku sebagai wartawan.

"Kalau korbannya ini apa... ada yang wartawan begitu ya, mengakunya ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/11).


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya....