PKB Heran PJR Polda Metro Tembak 2 Orang di Bintaro: Usut Secara Transparan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 17:35 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid
Jazilul Fawaid (Dok. MPR)
Jakarta -

Anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya berinisial Ipda OS menjadi pelaku penembakan dua orang di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel), hingga menyebabkan korban jiwa. Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Jazilul Fawaid, menilai Ipda OS pantas diberi sanksi berat.

"Berikan sanksi yang berat jika perbuatan tersebut melanggar hukum, apalagi telah menimbulkan korban jiwa," kata Jazilul kepada wartawan, Selasa (30/11/2021).

Jazilul heran atas tindakan anggota Polda Metro Jaya tersebut. Pasalnya, kata Jazilul, seorang polisi seharusnya melindungi jiwa anggota masyarakat.

"Padahal tugas polisi melindungi jiwa dari kejahatan," ucapnya.

Lebih lanjut, Jazilul meyakini pimpinan Polri akan mengusut insiden maut ini hingga tuntas. Waketum PKB itu meminta Polri transparan menindaklanjuti penembakan tersebut.

"Kami yakin pimpinan Polri akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan untuk pendisiplinan dan citra baik jajaran kepolisian," ujarnya.

Meski begitu, Jazilul meminta semua pihak menunggu pemeriksaan Propam Polri. "Kita tunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh Propam Polri, penembakan tersebut sesuai SOP atau melanggar," imbuhnya.

Polisi sebelumnya mengungkap penembakan yang memakan dua korban di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, adalah anggota PJR Ditlantas Polda Metro Jaya. Anggota PJR Ipda OS ini berniat membantu seorang warga berinisial O, yang merasa terancam karena dibuntuti.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Alasan Ipda OS Lakukan Penembakan di Exit Toll Bintaro

[Gambas:Video 20detik]