ADVERTISEMENT

Jurus Sido Muncul Tekan Produksi Limbah Industri Jamu

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 16:31 WIB
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memperluas Pabrik Cairan Obat Dalam (COD) di Ungaran, Semarang.
Foto: Raras Prawitaningrum
Jakarta -

Dalam menjalankan roda bisnis, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (Tbk) dikatakan tak hanya memikirkan soal keuntungan saja, namun berbagai aspek seperti pengelolaan limbah juga diperhatikan. Hal ini untuk memastikan lingkungan tetap terjaga.

"Kami juga sebagai perusahaan, pencapaian bukan hanya bidang bisnisnya. Tapi bagaimana mengelola limbah hasil produksi," ungkap Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat ditemui di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Menurut Irwan, ada tantangan tersendiri dalam mengelola limbah produksi ini. Jika dibandingkan dengan limbah produksi farmasi, maka lebih sulit mengelola limbah yang berasal dari jamu. Hal ini dikarenakan Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) nya lebih tinggi.

Untuk itu, beberapa inovasi kerap dilakukan oleh perseroan agar limbah yang dihasilkan mampu diolah dengan baik serta tidak mencemari lingkungan sekitar. Adapun inovasi tersebut yakni dengan mengembangkan teknologi tangki pengelolaan air limbah.

Dia menambahkan inovasi pengelolaan limbah yang dilakukan oleh Sido Muncul juga tak hanya sebatas itu saja. Pihaknya juga memanfaatkan sumber energi terbarukan yang bersumber dari limbah padat hasil produksi jamu.

"Hasil limbahnya yang padat dijadikan bahan bakar," kata Irwan Hidayat.

Selain itu, kata dia, salah satu kunci untuk meminimalisir limbah yakni dengan menggunakan bahan-bahan produksi yang berkualitas. Berdasarkan pengalamannya, dengan memanfaatkan bahan baku berkualitas maka dapat menekan jumlah limbah yang dihasilkan.

"(Mengurangi limbah) tergantung pemakaian bahan. Kami itu memilih bahan-bahan yang punya rendemen zat aktif tinggi. Kalo kualitas rempah jelek maka rendemennya rendah. Saat produksi kami punya standar ukuran dan tesnya," ungkapnya.

Selain memanfaatkan bahan baku berkualitas, Sido Muncul juga turut melakukan berbagai inovasi dan riset agar mampu menghasilkan bibit tanaman dengan kualitas tinggi.

"Inovasinya yang kami lakukan juga mengembangkan bibit rempah dengan kualitas tinggi," jelasnya.

Diketahui, upaya Sido Muncul dalam mengelola limbah ternyata membawa perusahaan yang terkenal dengan produk Tolak Angin ini mendapatkan Penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian pada tahun 2021.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT