Bupati Kendal Ceritakan Penanganan COVID-19 hingga Turunkan Level PPKM

Saktyo Dimas R - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 15:49 WIB
Bupati Kendal Dico Ganinduto
Foto: dok. Pemkab Kendal
Kendal -

Pandemi COVID-19 hampir dua tahun merebak di Indonesia dan mengakibatkan kelumpuhan di berbagai sektor. Salah satu daerah yang juga terkendala dampaknya adalah Kabupaten Kendal.

"Hampir dua tahun, sejak pandemi COVID-19 sektor perekonomian di kabupaten lumpuh. Ini juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia," kata Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat menghadiri acara HUT 88 RSUD Suwondo Kendal, Selasa (30/11/2021).

Akibatnya, dalam satu tahun setidaknya telah terjadi 2 kali gelombang kasus tinggi yang menyebabkan pemerintah pusat hingga daerah mengeluarkan kebijakan pengetatan aktivitas.

"Selama satu tahun lebih kondisi daerah-daerah termasuk Kendal mengalami kondisi yang benar-benar terpuruk. Hingga pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan pengetatan aktivitas," terangnya.

Dico mengatakan pihaknya pun melakukan pencegahan penularan dan peningkatan kasus COVID-19 untuk memulihkan keadaan dan sektor-sektor terdampak yang menyebabkan kelumpuhan aktivitas.

"Kami terus berupaya untuk berusaha melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kendal sekaligus memulihkan kondisi perekonomian yang lumpuh," jelasnya.

Salah satu upaya pemerintah pusat adalah dengan memberikan tingkatan PPKM mulai dari PPKM Level 4 hingga Level 1, dan seluruh pemerintah daerah terus berupaya mengeluarkan kebijakan dan himbauan agar berada di level 1. Sementara Kendal menjadi kabupaten yang terbilang cepat dalam menurunkan level PPKM-nya.

"Kabupaten Kendal merupakan kabupaten yang tercepat untuk menurunkan level PPKM-nya," imbuhnya.

Sebelumnya pada bulan Juli, Kabupaten Kendal berada di PPKM Level 4 yang mana pada saat tersebut kasus COVID-19 sedang tinggi-tingginya di hampir seluruh daerah di Indonesia termasuk Kendal.

Namun, Kabupaten Kendal berhasil menangani kasus COVID-19 hingga turun ke PPKM Level 3 di bulan yang sama, dan tidak butuh waktu yang lama pada bulan Agustus Kabupaten Kendal berhasil menurunkan kembali levelnya di PPKM Level 2. Saat ini, Kabupaten Kendal berhasil turun ke PPKM Level 1.

Dico menambahkan penurunan level PPKM di Kabupaten Kendal juga sudah sesuai dengan target yang diharapkan.

"Kita targetkan di bulan November ini Kabupaten Kendal harus turun ke PPKM Level dan ini sudah sesuai harapan," tambahnya.

Penurunan level PPKM Kabupaten Kendal telah diatur dalam Inmendagri Nomor 63 Tahun 2021 yang tertuliskan bahwa Kabupaten Kendal saat ini telah turun level menjadi level 1.

"PPKM Level 1 ini sudah sesuai dengan harapan kita dan merupakan hasil kerja keras kita bersama dari seluruh pihak dan elemen karena kita ingin fokus juga dalam meningkatkan perekonomian. Jadi, kita sekarang sudah level 1 dan kita harus memainkan gas dan rem-nya dengan cermat," tuturnya.

Menurut Dico hasil kerja sama dan kerja keras seluruh pihak ini telah membuahkan hasil mulai dari penurunan kasus signifikan yang sebelumnya di bulan Juni-Juli terjadinya ledakan kasus, hingga capaian vaksinasi yang saat ini sudah sangat tinggi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal (29 November 2021), saat ini capaian vaksinasi Kabupaten Kendal untuk dosis 1 telah mencapai 85,7% dan 72,4% diantaranya telah mendapatkan vaksin dosis 2.

(prf/ega)