Ditanya Polemik Muktamar NU, Begini Respons Menag Yaqut

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 14:01 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut saat kunker di Blora, Jumat (20/8/2021)
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Febrian Chandra/detikcom).
Jakarta -

Jadwal Muktamar NU masih menjadi polemik. Kementerian Agama (Kemenag) pun diseret-seret dalam isu Muktamar NU. Apa kata Menag Yaqut Cholil Qoumas?

"Nggak, saya nggak bicara soal itu," kata Yaqut kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Yaqut kembali menolak berkomentar ketika ditanya terkait tudingan sabotase Muktamar NU ke-34.

"Kamu ini, saya nggak bicara soal itu," ujar Yaqut.

PWNU Lampung Tuding Kemenag Sabotase Muktamar NU

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) dituding memborong kamar di sejumlah hotel di Lampung menjelang pergelaran Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). Hotel-hotel yang disebut diborong itu berlokasi di Bandar Lampung.

Pihak yang menyebut Kemenag memborong sejumlah hotel di Lampung jelang Muktamar NU ialah Wakil Ketua PWNU Lampung Muhammad Irfandi. Video Irfandi menyebut Kemenag memborong kamar hotel ramai beredar di aplikasi chatting WhatsApp (WA).

Dalam video berdurasi 2 menit 49 detik, Irfandi meminta Kemenag memberi klarifikasi. Dia menyebut tindakan tersebut sebagai 'sabotase'.

"Sekali lagi ini mengindikasikan bahwa ini ada sabotase negara terhadap kegiatan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung," kata Irfandi dalam rekaman video tersebut seperti dilihat, Senin (8/11/2021).

Dalam video tersebut, Irfandi menyatakan setidaknya ada 6 hotel yang kamarnya diborong. Keenam hotel yang disebutnya di antaranya Hotel Amalia, Hotel Novotel, Hotel Yunna, Springhill Condotel, Hotel Emersia, dan Hotel Sheraton.

"Ini ada kegiatan apa Kementerian Agama seperti ini?" katanya.

Dia menyebut diborongnya kamar hotel di Bandar Lampung membuat sulit PWNU Lampung selaku panitia Muktamar NU. Menurutnya, pihaknya menjadi kesulitan memberi akomodasi kepada para tamu.

Dia menyebut akan meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan 'sabotase' tersebut.

Lihat juga Video: Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' yang Dikritik Anwar Abbas

[Gambas:Video 20detik]