Walkot Tebing Tinggi Dukung Program JKN-KIS Jamin Kesehatan Masyarakat

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 10:14 WIB
Kisah Juita, Tegar Merawat Putranya yang Lahir dengan Bibir Sumbing
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Menurutnya, program yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat sejak 2014 ini bermanfaat dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan menjamin kesehatan setiap orang.

Umar juga menyatakan jaminan kesehatan ini dimiliki oleh setiap orang. Pasalnya, kesehatan merupakan salah satu fondasi utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang baik.

"Pemerintah Kota Tebing Tinggi menjadikan jaminan sosial kesehatan sebagai hal yang esensial untuk dipenuhi kepada masyarakat di Tebing Tinggi. Kami berkomitmen untuk mendukung Program JKN-KIS," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (30/11/2021).

Umar menjelaskan untuk merealisasikan janjinya dalam mendukung program jaminan kesehatan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis seperti mengajak masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta yang dibiayai oleh APBD Kota Tebing Tinggi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS di fasilitas kesehatan.

"Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga menyiapkan langkah-langkah peningkatan kepatuhan badan usaha di Kota Tebing Tinggi untuk mendaftar dan membayar iuran program JKN-KIS," tambahnya.

Diketahui, per Oktober 2021, dari sekitar 176 ribu penduduk Kota Tebing Tinggi, 135.750 penduduk atau 77 persen di antaranya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Pemkot berkontribusi mendaftarkan 33.229 jiwa sebagai peserta JKN-KIS segmen Penduduk Yang Didaftarkan Oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda). Artinya, 24 persen peserta JKN-KIS di Kota Tebing Tinggi merupakan peserta segmen PD-Pemda.

"Kami mengupayakan UHC dapat tercapai di Kota Tebing Tinggi. Seluruh masyarakat Indonesia harus terlindungi jaminan kesehatan, terutama sekali masyarakat yang berpenghasilan di bawah rata-rata dan memang perlu dilindungi," ujar Umar.

Dia lantas mengapresiasi penyelenggara program JKN-KIS atas langkah-langkah inovatif berupa simplifikasi dan otomasi dalam proses pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

"Terutama dengan tersedianya layanan non-tatap muka yang telah cukup komprehensif serta mencakup banyak jenis layanan yang dapat diakses tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan," ungkapnya.

Terakhir, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan beragam inovasi yang telah diberikan oleh JKN-KIS agar kesehatan mereka terjamin.

"Masyarakat Tebing Tinggi dapat mengetahui status kepesertaan serta memperoleh layanan administrasi JKN-KIS dengan layanan non tatap muka melalui aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp atau PANDAWA (di nomor 0811 638 0206), atau juga bisa melalui Care Center BPJS Kesehatan di Nomor 165," pangkasnya.

(akd/ega)