Begini Perjuangan Warga Pegunungan di Bali demi Mendapatkan Air Bersih

Atta Kharisma - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 09:05 WIB
Air Bersih untuk Tanah Dewata
Foto: Istimewa
Jakarta -

Keindahan alam Pulau Dewata Bali yang terletak di tengah-tengah Indonesia menjadikannya salah satu destinasi wisata favorit nusantara dan mancanegara. Tapi siapa sangka, di balik keramaian dan keindahan yang menghipnotis jutaan wisatawan, Bali masih mengalami krisis kekurangan air bersih.

Contohnya saja seperti Desa Wanagiri. Tokoh masyarakat Desa Wanagiri, Nyoman Widiada mengungkapkan warga di desanya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sulitnya akses menjangkau sumber air bersih.

"Kita ini tinggal di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut, untuk memenuhi kebutuhan air bersih kita harus memanfaatkan air dari Danau Buyan. Airnya kita tarik dengan mesin lempar, ini dilakukan baik secara mandiri dan berkelompok dengan biaya masing-masing untuk membeli mesin pompa dan bensin untuk menjalankannya. Mesin pompanya pun, hanya bisa menarik air sejauh 400 meter," jelas Nyoman dalam keterangannya, Senin (29/11/2021).

Lebih lanjut, Nyoman menjelaskan untuk mendapatkan air bersih warga Desa Wanagiri harus menempuh perjalanan yang cukup jauh serta melalui medan yang terjal dan berat.

"Untuk mendapatkan air bersih, warga Desa Wanagiri harus naik turun gunung dengan kemiringan 80 derajat hanya untuk mendapatkan air dari mesin pompa. Dengan jarak tempuh cukup jauh dan medan yang berat, mereka harus mengambil air bersih ini tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja. Air dari Danau Buyan ini juga digunakan untuk minum, memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti mandi dan memasak, serta kebutuhan warga yang bekerja sebagai petani dan peternak," tuturnya.

Situasi tersebut, kata Nyoman, memaksa warga Desa Wanagiri membeli air galon seharga Rp 12.000 setiap harinya.

"Karena jarak tempuh yang terlalu jauh dan medan berat, masyarakat akhirnya rela untuk membeli air galon setiap harinya dengan harga 12 ribu rupiah demi memenuhi kebutuhan air mereka. Kasihan juga melihatnya tapi mau bagaimana lagi, daripada membahayakan mereka untuk setiap hari menjalani medan berat," terangnya.

Tidak Hanya Satu Desa

Desa Wanagiri bukanlah satu-satunya desa di Bali yang mengalami krisis kekurangan air bersih. Desa Rendang, Desa Penglumbaran, Desa Tampaksiring, dan Desa Tembeling merupakan desa-desa di Bali yang masih mengalami krisis air bersih. Kelima desa tersebut masing-masing berlokasi di Kecamatan Rendang-Karang Asem, Kecamatan Susut-Bangli, Kecamatan Tampaksiring-Gianyar, dan Kecamatan Nusa Penida-Klungkung.

Sama seperti Desa Wanagiri, Desa Rendang mengalami krisis kekurangan air bersih dikarenakan sumber air yang berada di atas ketinggian dan tanah kering, sehingga warga harus naik turun gunung serta melewati jalan berliku untuk mendapatkannya.

Situasi serupa tapi tak sama juga dialami oleh Desa Penglumbaran. Hasil riset yang dilakukan oleh IDEP Foundation atau Yayasan IDEP Selaras Alam menunjukkan bahwa muka air tanah di beberapa wilayah di Bali, terutama di daerah bagian selatan, telah mengalami penurunan hingga lebih dari 50 meter dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Sementara itu, kurangnya pasokan air bersih di Desa Tampaksiring memberikan dampak yang signifikan kepada para petani, yang mana rata-rata sumber mata airnya berada di bawah persawahan.

Desa Tembeling sendiri bisa dibilang sebagai salah satu wilayah yang cukup beruntung. Desa tersebut memiliki sumber air bersih, hanya saja jaraknya yang sangat jauh dari pemukiman menyulitkan warga karena harus menuruni ratusan anak tangga untuk mengambil air.

Tidak ada yang menyangka kalau dibalik gegap gempita Pulau Dewata masih ada cerita tersembunyi yang dialami oleh warga Bali. Kesulitan mengakses sumber air bersih tidak hanya menjadi masalah bagi masyarakat terpencil saja, tapi juga bagi beberapa desa lain di Bali.

Padahal, Bali merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi turis lokal dan mancanegara berkat berbagai aktivitas serta tempat wisata yang ditawarkan oleh alamnya seperti pantai, gunung, air terjun, serta makanan khas dan adat istiadat Bali yang menjadi daya tarik wisatawan.

Ditambah dengan one-stop activity yang memanjakan para pencinta alam. Tidak heran jika Bali menjadi tujuan liburan favorit yang dirindukan oleh masyarakat di masa pandemi yang serba keterbatasan ini.

Air Bersih untuk Tanah Dewata

Melihat kondisi warga di #Bali yang masih mengalami kekurangan air bersih itu, Shopee pada bulan Juli 2021 menggandeng Komando Daerah Militer (Kodam) IX UDAYANA untuk menghadirkan inisiasi pembangunan pompa air guna mengatasi permasalahan air bersih yang dialami oleh masyarakat di lima titik desa tersebut.

Air Bersih untuk Tanah DewataAir Bersih untuk Tanah Dewata Foto: Istimewa

Dukungan ini merupakan bagian dari program Shopee Untuk Negeri #AirUntukTanahDewata yang diusung bersama Pangdam Udayana untuk membantu masyarakat setempat mendapatkan bantuan akses air bersih. Secara total, kegiatan ini akan membantu hampir 1.800 kepala keluarga mendapatkan akses air bersih.

Nyoman menilai keberadaan pompa air bersih ini membawa perubahan yang signifikan terhadap kondisi masyarakat di Desa Wanagiri.

"Masyarakat sangat bergembira dan berterima kasih dengan adanya pembangunan pompa air untuk mereka. Dari segi kemudahan, mereka merasa terbantu karena sekarang tidak perlu lagi kesusahan untuk mendapatkan air bersih. Di sisi lain, dari segi ekonomi juga sangat terbantu karena tidak harus mengeluarkan uang untuk membeli air galon setiap hari. Pompa hidran ini berhasil mencukupi kebutuhan air bersih untuk kurang lebih 70 kepala keluarga di Desa Wanagiri," ungkapnya.

Air Bersih untuk Tanah DewataAir Bersih untuk Tanah Dewata Foto: Istimewa

Nyoman juga menambahkan pompa hidran tersebut akan membantu memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat Wanagiri ke depannya.

"Saya berharap masyarakat di Desa Wanagiri bisa merawat bersama-sama pompa hidran ini agar dapat terus menjadi sumber air bersih bagi warga sekitar. Pompa hidram ini harus terus dijaga dengan baik secara mandiri meskipun awalnya masih membutuhkan bantuan dari TNI untuk merawatnya. Terima kasih juga buat Shopee yang sudah bikin akses air bersih jadi mudah," jelasnya.

(akn/ega)