Asrama Mahasiswa Diserang, Danny Pomanto: Saya Coba Gali Akar Masalahnya

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 19:13 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto ilustrasi pengeroyokan. (dok detikcom)
Makassar -

Wali Kota Makassar Danny Pomanto menjenguk sejumlah korban pertikaian antara mahasiswa asal Kabupaten Luwu dan Bone, Sulawesi Selatan.

Perawatan dilakukan di tempat berbeda, ada yang di rumah sakit yang didatangi Danny, RS Pelamonia, dan RSUP Wahidin Sudiro Husodo, di jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Kota Makassar.

Dalam kunjungan ini, kondisi keduanya terpantau mulai membaik. Dalam kesempatan itu, Danny meminta mereka tenang dan kejadian ini tidak terulang.

"Saya ingin mengajak mereka tetap tenang agar berpikir apa semua jalan keluarnya," kata Danny Pomanto, dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

Danny merasa hal itu perlu untuk mengantisipasi dan mencegah adanya provokasi yang bisa berujung penyerangan lanjutan.

"Jangan sampai pihak ketiga mengadu domba semua ini, jadi saya coba gali apa akar masalahnya," jelasnya.

Selain itu, melakukan koordinasi dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi. Tujuannya mencari solusi dan akar masalahnya.

"sebentar malam saya komunikasi dengan pimpinan kampus UIN untuk mengetahui akar masalahnya," terangnya.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat tidak memposting konten yang berbau kekerasan. Terlebih jika sumbernya tidak jelas atau hoax.

"Kadang sepele, karena dibawa ras bisa jadi kayu bakar, apalagi ada orang yang memanas-manasi, kemarin saya sudah sampaikan jangan posting yang hoax," ujar Danny.

"Ketemu di jalan baku tikam, itu kan hoax kedua film itu bukan rekaman itu kan semua provokasi warga," tambahnya.

Langkah pemerintah meredam pertikaian dengan mempertemukan tokoh masyarakat dari kabupaten Bone dan Luwu.

"Sebagai kakaknya anak-anak ini semua, jadi saya dekat dengan semuanya dari Organda. Saya ingin memberikan rasa simpati kita turut simpati atas kejadian ini,"

Terkait biaya perawatan para korban, Danny Pomanto mengaku ingin menanggung seluruh biaya pengobatan.

"Jadi sebagai penanggung jawab di Makassar saya sampaikan pengobatan beliau biarlah Pemkot Makassar tanpa mengurangi hormat saya ke Pemkab Bone dan Luwu. Yang penting sembuh dulu semua," sebutnya.

Simak juga 'Terekam CCTV, Aksi Pelemparan Molotov ke Permukiman Warga di Makassar!':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)