Polisi: Ayah Aniaya Anak Autis hingga Tewas di Sumsel Pecandu Sabu

M Syahbana - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 14:14 WIB
Orang tua penganiaya anak hingga tewas di Muba, Sumsel (dok. Istimewa)
Orang tua penganiaya anak hingga tewas di Muba, Sumsel (Dok. Istimewa)
Palembang -

Suami-istri, Aan Aprizal (33) dan Samsidar (29), di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap polisi setelah menganiaya anak kandungnya yang mengidap autisme hingga tewas. Polisi menyebut Aan merupakan pecandu sabu.

"Tersangka ayah korban itu merupakan pemuja atau pemakai berat sabu," kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Paluppesy kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

Aan disebut hampir setiap hari memakai sabu. Polisi menyebut, berdasarkan keterangan Samsidar, Aan telah memakai sabu selama 4 tahun terakhir.

"Dia memakai sabu hampir setiap hari, kurun waktu selama 4 tahun terakhir. Keterangan itu kita dapat dari istri tersangka atau ibu korban. Selain bekerja di bengkel, dia juga bekerja di organ (alat musik), dia ini juga pernah menjadi pekerja di sumur minyak ilegal," ujar Kapolsek Babat Toman Muba AKP Adi Akhyat secara terpisah.

Adi mengatakan korban penganiayaan mengalami luka pada bagian kepala dan alat kelaminnya. Dia menyebut bocah itu dipukul dengan selang hingga tersungkur di kamar mandi.

"Jadi, penyebab kematiannya ada tiga titik, di bagian kepala dua, di kemaluan satu. Untuk yang di kemaluan ibu korban yang nendang. Tapi yang di bagian kepala ada dua versi, yang pertama karena di pukul ayah korban pakai selang, yang kedua saat dipukul korban terjatuh dan kepalanya terbentur ke dinding kamar mandi," ujar Adi.

"Dari pengakuan kedua tersangka, penganiayaan yang mereka lakukan terhadap korban banyak di lakukan di kamar mandi, karena alasannya korban ini sering BAB sembarangan dan susah diatur. Penganiayaan dilakukan saat tersangka yang kesal membersihkan bekas BAB korban," sambungnya.

Sebelumnya, Aan dan Samsidar ditangkap polisi usai diduga menganiaya anak kandungnya yang pengidap autisme hingga tewas. Penganiayaan itu diduga terjadi pada Rabu (24/11).

"Iya korban yang merupakan anak kandung kedua tersangka mengidap autis. Berdasarkan keterangan keluarga penyakit itu diderita korban sudah sejak dia lahir. Korban meninggal dunia dengan kondisi yang tidak wajar," kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Paluppesy saat dimintai konfirmasi, Senin (29/11).

(haf/haf)