Pemuda Mojokerto Diminta Jadi 'Tentara', Perangi Hoaks di Medsos

ADVERTISEMENT

Pemuda Mojokerto Diminta Jadi 'Tentara', Perangi Hoaks di Medsos

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 11:41 WIB
Pemkot Mojokerto
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto menggelar Gema Media: Dialog Interaktif bersama Wali Kota di pendopo Sabha Kridatama. Acara tersebut diikuti oleh 101 pemuda karang taruna dari Kecamatan Prajurit Kulon

Para pemuda tersebut berkesempatan untuk bertemu dan berdialog secara dua arah secara langsung dengan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Acara yang berlangsung pada Minggu (28/11) pagi tersebut turut mengundang Pegiat Media Sosial sekaligus pendiri Aviyasa Consulting, Ulil Ni'am Yusron. Diketahui, Aviyasa Consulting merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang management intelligence dan assesment resiko, jasa riset kebijakan, manajemen hubungan pemerintah, media dan publik.

Ulin mengajak para pemuda yang hadir untuk memanfaatkan media sosial dalam membuat konten positif tentang kota Mojokerto sesuai dengan passion yang dimiliki masing-masing.

"Ini semua kan dari karang taruna kecamatan Prajurit Kulon, ini bisa membuat konten yang isinya asal muasal nama Prajurit Kulon. Saya rasa ini konten yang menarik, karena dekat dengan anda, belum ada yang kepikiran kan, coba pasti rame kalau dibuatkan lomba membuat konten asal nama Prajurit Kulon, dengan like terbanyak di medsos," ujar pria nyentrik berambut gondrong tersebut dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).

Dia juga mengajak anak-anak muda untuk turut membuat konten positif terkait pembangunan dan kebijakan dari Pemerintah Kota Mojokerto.

"Ini kan Karang Taruna, selain membuat konten terkait kegiatan internal nya, harus bisa bagaimana juga turut mengcreate konten terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto," tuturnya.

Senada, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari turut mengajak pemuda bergerak bersama dalam memerangi peredaran hoaks di media sosial. Utamanya di era disrupsi digital seperti saat ini.

"Saya titip Jaga apa yang sudah kami (Pemkot Mojokerto) bangun untuk kota Mojokerto tercinta, kalau ada pihak-pihak yang ditumpangi oleh kelompok tertentu yang berusaha merusak, membelokan fakta positif tentang pembangunan kota. Maka saya minta kalian lah yang menjadi tentara untuk melawan hoax yang beredar," katanya.

Selain berdialog dua arah, peserta juga diajak bermain games pengetahuan tentang kota, dimana yang berhasil menjawab dengan benar berhak mendapat puluhan doorprize, si antaranya pulsa gratis, kipas angin, kompor, hingga televisi.

Sebagai informasi, turut hadir mendampingi Ika, Plt. Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Mochamad Imron, Camat Prajurit Kulon Heka Marta Fanani beserta para lurahnya, serta Ketua Karang Taruna Kota Septafi Wisudana.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT