6 Fakta Terkini Geger Mutilasi di Bekasi Gegara Sakit Hati

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 20:50 WIB
TKP penemuan bagian tubuh korban mutilasi di Kedungwaringin Bekasi
Foto: TKP penemuan bagian tubuh korban mutilasi di Kedungwaringin Bekasi (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Kasus mutilasi seorang pria berinisial RS yang terjadi di Kedungwaringin, Bekasi, bikin geger. Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan dua tersangka berinisial MAP (29) dan FM (20).

Diketahui, korban dibunuh dengan cara digorok di bagian leher menggunakan golok. Setelahnya, korban dimutilasi lalu bagian tubuhnya dibuang di pinggir Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Bekasi.

"Membunuh korban dengan cara digorok lehernya dengan menggunakan sebilah golok kemudian melukai leher. Selanjutnya jasad korban dimutilasi dan potongan tubuh korban dibuang di pinggir jalan. Di antaranya yang kita temukan di TKP pada tanggal 27 November pukul 05.40 yang dilaporkan masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan saat konferensi pers, Minggu (28/11/2021).

Berikut fakta-fakta terkait kasus mutilasi RS yang diungkap polisi:

1. Korban Diajak Pakai Narkoba

Zulpan mengatakan, tersangka FM sempat terlibat cekcok dengan korban di sebuah tempat penitipan motor di wilayah Tambun Selatan, Bekasi. Tersangka MAP kemudian melerai perkelahian tersebut.

Setelahnya, korban sempat diajak MAP untuk mengonsumsi narkoba. Zulpan menyebut alasan para tersangka mengajak korban mengkonsumsi narkoba ialah agar korban tertidur. Setelahnya, korban pun langsung dibunuh oleh para tersangka.

"Para pelaku mengajak korban untuk mengonsumsi narkoba awalnya. Kemudian ketika korban tertidur kemudian para pelaku dengan perannya masing-masing bersama membunuh korban," kata Zulpan.

Korban dibunuh karena urusan sakit hati baca di halaman selanjutnya..