Ibunda Sebut Faisal Amir Mahasiswa Korban Demo 2019 Juga Ditangkap Bareng PP

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 10:53 WIB
Massa Pemuda Pancasila demo di depan Gedung DPR, Jakarta, menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang, Kamis (25/11/2021).
Massa Pemuda Pancasila demo di depan Gedung DPR, Jakarta. (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Masih ingat nama Faisal Amir, mahasiswa yang mengalami luka serius saat berdemonstrasi di akhir 2019? Faisal Amir disebut turut ditangkap bersama anggota Pemuda Pancasila dalam demo di DPR pada Kamis lalu.

Hal itu disampaikan oleh ibunda Faisal Amir, Siti Asmah Ratu Agung, lewat sambungan telepon, Minggu (28/11/2021). Siti Asmah mengatakan Faisal merupakan anggota satuan siswa, pelajar, dan mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila.

"Dia kan sudah mau selesai, di kuliahnya, cuman dia ini kan di Sapma, Pemuda Pancasila. Di HMI ternyata. Saya kan sudah larang dia untuk berjuang demo," ujar Siti Asmah saat menelepon.

Siti Asmah lantas menceritakan awal mula Faisal ikut demonstrasi hingga ditangkap. Faisal sebenarnya diminta oleh ibundanya untuk datang ke PN Jaksel.

"Sebenarnya Faisal ini tidak macam-macam dia ketemu sama Gilang, ketemu sama senior-seniornya. Nah waktu itu haris Kamis itu saya suruh ke pengadilan, karena kan kita mau jual rumah, untuk ngambil putusan pengadilan. Ternyata saya kontak-kontak, memang firasat saya seorang ibu, kok anak ini nggak ada sambungannya. Ternyata saya dapat berita malam Jumat, hari Jumat ternyata Faisal ini ditangkap di Polda, bersama teman-temannya," ujar Siti Asmah.

Menurut Siti Asmah, Faisal ini sebenarnya hendak pulang dari demonstrasi. Namun tiba-tiba dia melihat motor temannya diangkut polisi.

"Sudah pulang ketemu polisi yang ngangkut motornya temannya, rasa korsa, rasa kebersamaan Faisal terhadap temannya, dia tegur pak polisi. 'Pak polisi itu kan motor teman saya'. Terus kata pak polisi, mana kuncinya, teman saya sudah dibawa ke Polda, katanya. 'Ya sudah kalau gitu kamu ikut saja'," ujar Siti Asmah menirukan percakapan Faisal dan polisi.

Siti Asmah juga mendapat laporan mengenai kondisi Faisal di Polda Metro. Siti Asmah juga menepis kabar Faisal membawa peluru saat demo.

"Kata teman-temannya saya cek malam, mereka bisa lihat Faisal lewat kaca, malam Sabtu itu Faisal sudah ngaco ngomongnya dan dituduh ada peluru. Faisal kan nggak bawa peluru dua, sedangkan informasi dari intel sebelumnya, Faisal itu ga ada peluru, siapa yang memasukkan peluru ini?," ujar Siti Asmah.

Siti Asmah meminta Faisal segera dipulangkan. Terlebih lagi, kata Siti Asmah, kondisi Faisal yang masih membutuhkan perawatan usai dioperasi pada 2019.

Untuk diketahui, Faisal Amir mengalami luka serius saat aksi demonstrasi yang berlangsung pada Selasa (24/9). Sejumlah mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta, ikut serta dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, menuntut agar agenda reformasi dituntaskan dan menolak pengesahan sejumlah RUU bermasalah.

Demo berakhir ricuh dan terjadi bentrokan antara polisi dan peserta aksi. Faisal Amir dirawat secara intensif di RS Pelni setelah mengalami pendarahan otak.

Simak video 'Heboh Video Pria Doktrin Anggota Ormas PP untuk Membunuh':

[Gambas:Video 20detik]

(knv/gbr)