Thogut Dibawa-bawa Mahasiswa 'Gema Pembebasan' saat Tolak Permendikbud

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 06:15 WIB
Mahasiswa demo tolak Permendikbud PPKS di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Mahasiswa demo tolak Permendikbud PPKS di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)

Mahasiswa menilai Permendikbud ini mengarah pada paham sekularisme. Mereka menuntut agar syariat Islam ditegakkan agar seks bebas tidak ada lagi.

"Permendikbudristek Nomor 30 semakin membuktikan bahwa negara ini negara sekuler. Cabut Permendikbud PPKS. Kekerasan seksual bisa dihapuskan jika negara ini menegakkan syariat Islam," jelas orator aksi.

Mahasiswa demo tolak Permendikbud PPKS di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)Foto: Mahasiswa demo tolak Permendikbud PPKS di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)

Aksi demo ini dijaga sejumlah petugas kepolisian. Mahasiswa maupun petugas yang berjaga terlihat menggunakan masker.

Penjelasan Nadiem soal Permendikbud PPKS

Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim telah memberi penjelasan soal Permendikbud 30 Tahun 2021. Dia mengatakan aturan ini berfokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Peraturan tersebut tak membahas aktivitas yang bertentangan dengan norma agama dan etika di luar tindak kekerasan seksual.

"Kami ingin menegaskan kembali bahwa Permendikbud ini hanya menyasar pada satu jenis kekerasan, yaitu kekerasan seksual dengan definisi yang sangat jelas," ujar Nadiem dalam acara Merdeka Belajar Episode 14: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual, Jumat (12/11).

Selengkapnya di halaman selanjutnya