Kisah Haru Tahanan Polisi Menikah di Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Khairul Ma - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 04:25 WIB
Tahanan Polisi Menikah di Polres Tanjung Pelabuhan Priok
Foto: Tahanan Polisi Menikah di Polres Tanjung Pelabuhan Priok (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Jeruji besi tidak menghalangi MW (21) untuk menikahi wanita pujaan hatinya. Tersangka pemalsuan surat izin operator (SIO) itu tetap melangsungkan pernikahannya meski berstatus sebagai tahanan polisi.

Pernikahan MW dengan kekasihnya itu diselenggarakan secara sederhana pada Jumat (26/11/2021). Tak ada pesta, hanya ijab kabul yang digelar di Musala Al-Furqon Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Ijab kabul ini disaksikan oleh keluarga pasangan kedua mempelai dan juga Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama. MW meminang pujaan hatinya dengan mas kawin cincin emas seberat 2 gram.

MW sempat mengulang beberapa kali ijab kabulnya karena gugup. Usai ditenangkan oleh penghulu, akhirnya MW mengucap ijab kabul dengan lancar.

"Sah!" ujar para saksi yang kemudian diiringi isak tangis kedua mempelai.

MW ditangkap polisi pada 3 November 2021 lalu atas dugaan pemalsuan SIO. Dia kemudian ditahan polisi di kasus ini.

MW sebetulnya sudah merencanakan pernikahannya dengan pujaan hatinya itu sehari sebelum ditangkap polisi. Namun rencana pernikahan itu batal karena dia ditahan polisi.

Meski begitu, niatannya untuk mempersunting kekasih hatinya tidak goyah. Ia kemudian meminta izin kepada polisi agar bisa melangsungkan pernikahannya di kantor polisi.

Rasa bahagia campur haru terpancar dari MW. MW kini lega karena akhirnya bisa menikahi wanita pujaan hatinya yang sudah ia kenal selama dua tahun.

"Kalau dari perasaan ya namanya juga saya pribadi sekarang (bahagia) bisa menjalani hidup sama istri sendiri," ujar MW.

Sementara waktu dia menjalani hukuman, istrinya akan tinggal bersama orang tuanya. MW berjanji, setelah bebas dari tahanan, akan mencari nafkah yang halal untuk istrinya.

"Saat ini saya siap, menjalankan proses (hukum) yang ada di Polres," ucapnya.

Kanit 2 Jatanras Iptu Eri Suroto menuturkan, meski MW saat ini berstatus tersangka, namun hak-haknya harus tetap diberikan. Dia menerangkan kuasa hukum tersangka, mengajukan permohonan pernikahan untuk MW, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Meskipun status nya tersangka namun hak-hak nya sudah kita berikan kepada bersangkutan. Kebetulan kuasa hukumnya ngomong kepada kami sehingga kita fasilitasi pernikahannya ini," tuturnya.

Lihat juga Video: Kekinian! Mahar Cupita Gobas Pakai Koin Crypto Senilai Rp 199 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mei)