Menaker: Pembangunan SDM Kompeten Tak Bisa Dikerjakan oleh Pusat Saja

Atta Kharisma - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 21:39 WIB
Menaker: Pembangunan SDM Kompeten Tak Bisa Dikerjakan oleh Pusat Saja
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pesatnya proses industrialisasi di daerah harus diimbangi dengan percepatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Sehingga, masyarakat di sekitar industri dapat merasakan manfaat sebesar-besarnya dari industrialisasi.

"Pembangunan SDM kompeten tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat saja. Ini adalah kerja bersama pemerintah pusat dan daerah. Ditambah lagi sinergi antara pemerintah daerah dan dunia industri," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Hal tersebut disampaikan saat menyaksikan proses Serah Terima Hibah Lahan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk perluasan BLK Kendari. Proses serah terima lahan seluas 4,6 hektare tersebut berlangsung di BLK Kendari, Jumat (26/11).

Ida mengatakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulawesi Tenggara memang masih berada di bawah rata-rata nasional. Namun begitu, profil pendidikan angkatan kerja masih banyak diisi pendidikan menengah ke bawah yang mencapai 46 persen.

Sulawesi Tenggara yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan perkembangan industrialisasi yang cepat, harus segera mengimbangi industrialisasi tersebut dengan penyiapan SDM kompeten sesuai kebutuhan industri.

"Salah satunya dengan memperbanyak pelatihan vokasi melalui balai-balai latihan kerja maupun training-training center di perusahaan," katanya.

Ida menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemprov Sulawesi Tenggara yang telah menunjukkan komitmennya membangun SDM di daerahnya melalui hibah lahan untuk perluasan BLK Kendari. Ia meminta BLK Kendari dan Pemprov Sulawesi Tenggara untuk segera membangun komitmen dengan industri-industri setempat, guna mendukung program peningkatan kompetensi SDM.

"Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan concern dari Pemerintah Sulawesi Tenggara yang didukung penuh oleh DPRD Sulawesi Tenggara, atas komitmen hibah lahan ini," pungkasnya.

(akd/ega)