PKL Pasar Agus Salim Pekanbaru Kembali Berjualan Meski Telah Ditertibkan

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 16:09 WIB
PKL Pasar Agus Salim Pekanbaru Kembali Berjualan Meski Telah Ditertibkan (Foto: Raja Adil/detikcom)
PKL Pasar Agus Salim Pekanbaru Kembali Berjualan Meski Telah Ditertibkan (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Pedagang di Jalan Agus Salim Pekanbaru, Riau, kembali 'menduduki' lokasi yang ditertibkan Satpol PP. Padahal pasar tradisional itu baru ditertibkan.

Pantauan detikcom, Jumat (26/11/2021), pedagang mulai terlihat menduduki Jalan Agus Salim. Ada beberapa pedagang kaki lima nekat berjualan dengan dalih tak ada lapak jualan.

"Kami tak ada lapak, mau di mana jualan," terang seorang pedagang, Erna Wati, saat ditemui di lokasi.

Erna mengaku pasar sempat ditertibkan oleh Satpol PP Pekanbaru pekan lalu. Sebab, lokasi itu rencananya dijadikan pusat kuliner dan taman kreatif ala Malioboro.

"Ya ditertibkan, tapi kami jualan jadi sepi. Ini juga kan cuma cari makan," kata Erna.

Kasatpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang mengaku telah menerima laporan banyak pedagang kembali berjualan di trotoar. Ia memberi toleransi berjualan sampai pekan depan.

"Kita sudah rapat tadi, jadi pedagang Agus Salim tak boleh jualan di trotoar. Ya untuk waktu dekat pedagang bisa jualan di Jalan Cengkeh ke atas. Kita toleransi sampai Selasa pekan depan," kata Iwan.

Iwan mengaku lokasi itu selanjutnya akan dikelola Dinas Perindag Pekanbaru. Hanya, pelaksanaan penertiban dilakukan oleh Satpol PP.

"Sementara ini kita kasih toleransi. Tetapi jangan nanti permanen, kami bongkar lagi itu. Kita lihat tadi tenda hanya bongkar-pasang, ya kita kasih waktu untuk nanti kita diskusikan sama asosiasi pedagang," kata Iwan.

Sementara itu, Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Hutasuhut memastikan lokasi pasar akan mulai difungsikan ala Malioboro pada Senin (29/11). Tercatat ada 13 pedagang kuliner dan kerajinan yang mendaftarkan diri.

"Senin besok mulai kita atur jam pedagang. Pagi sampai pukul 08.00 WIB boleh jualan sayur, siang dirapikan dan malam hari baru pedagang kuliner dan kerajinan," ujar Ingot.

Secara bertahap, pedagang kuliner bakal dibina dan diberi arahan. Pedagang diminta lebih tertib dan bersih saat berjualan di lokasi yang berada di pusat kota Pekanbaru tersebut.

"Bertahap nanti mereka kita bina, bertahap juga kita rapikan trotoar dan lokasi jualan. Tentu nanti dibantu Satpol PP juga untuk menertibkan dengan melibatkan asosiasi pedagang," katanya.

(ras/mae)