ADVERTISEMENT

Murka Kapolres Jakpus Sebab Perwira Terluka Dikeroyok Pemuda Pancasila

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 06:15 WIB
Polisi Bubarkan Demo Pemuda Pancasila di Depan Gedung DPR
Kapolres Metro Jakpus Kombes Hengki Haryadi naik ke atas mobil komando Pemuda Pancasila (Rakha Arlyanto/detikcom)
Jakarta -

Demo Pemuda Pancasila menuntut politikus PDIP Junimart Girsang minta maaf di depan gedung DPR RI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (25/11) kemarin, berujung ricuh. Seorang perwira menengah (pamen) Polri terluka dikeroyok massa Pemuda Pancasila.

Turunnya massa Pemuda Pancasila ke jalan ini berawal dari pernyataan Junimart Girsang yang mengomentari terkait bentrokan Pemuda Pancasila Vs Forum Betawi Rempug (FBR) di Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (19/11) lalu. Junimart meminta Kemendagri mulai mengingatkan kedua ormas tersebut lantaran kerap meresahkan masyarakat dengan bentrok di jalanan.

"Apabila masih tetap menimbulkan keresahan di masyarakat tentu Kemendagri bisa mencabut izin dari ormas itu atau tidak memperpanjang perizinannya. Ini sudah pernah dilakukan oleh Kemendagri dengan tidak memperpanjang izin ormas FPI, dll. Pemerintah harus tegas apalagi di masa pandemi ini kita fokus terhadap pencegahan, penyebaran virus COVID-19 dan pemulihan ekonomi," ujar Junimart Girsang, Sabtu (20/11).

Pemuda Pancasila Tuntut Junimart Minta Maaf

Pemuda Pancasila kemudian bereaksi atas pernyataan Junimart Girsang. Pemuda Pancasila menuntut Junimart Girsang meminta maaf di seluruh media cetak, online dan televisi.

Meski Junimart Girsang telah menyampaikan permintaan maaf, namun Pemuda Pancasila tetap turun ke jalan. Massa Pemuda Pancasila menggeruduk DPR untuk menuntut maaf secara langsung dari Junimart Girsang.

Semula, demonstrasi berjalan kondusif. Namun, menjelang sore hari, massa mulai ricuh. Massa memaksa masuk ke gedung DPR untuk bertemu dengan Junimart hingga akhirnya sebagian ricuh di Jl Gatot Subroto dan mengeroyok Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Kapolres Jakpus Murka

Sekitar pukul 16.45 WIB, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menemui massa. Hengki naik ke atas mobil komando dan berbicara di hadapan massa Pemuda Pancasila melalui pengeras suara.

Awalnya, Hengki menjelaskan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini kegiatan yang mengundang kerumunan dibatasi. Meski begitu, polisi tetap memberikan pelayanan kepada massa untuk menyampaikan pendapatnya, namun yang terjadi, massa ricuh dan bahkan melukai polisi.

Dengan nada tinggi, Hengki kemudian menjelaskan bahwa seorang perwira polisi terluka karena dikeroyok Pemuda Pancasila. Hengki pun mempertanyakan tujuan massa demo di DPR.

"Perwira kami, AKBP, dikeroyok luka-luka, apakah itu tujuan rekan-rekan datang kemari? Melawan kami, mengeroyok kami yang mengamankan rekan-rekan. Saya minta pimpinan aksi ini bertanggung jawab. Perwira menengah. Perwira menengah dikeroyok, padahal beliau mengamankan kegiatan ini," tutur Hengki dengan nada tinggi.

Tonton video 'Begini Kondisi AKBP Dermawan yang Dikeroyok Anggota Pemuda Pancasila':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya....

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT