Demo PP Berujung Ricuh, Penanggung Jawab Aksi Bakal Dipanggil Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 21:29 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan (Hermawan/detikcom).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan (Hermawan/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyelidiki demo ormas Pemuda Pancasila (PP) di gedung DPR, Jakarta Pusat, yang berakhir ricuh. Penanggung jawab aksi akan dipanggil pihak kepolisian.

"Terhadap penanggung jawab demo juga kita akan lakukan pemanggilan untuk kita mintai pertanggungjawaban yang mengakibatkan kegiatan demo hari ini, yaitu mengakibatkan kerusuhan dan juga tindakan yang anarkis," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Sejauh ini total ada 15 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dari demo ricuh tersebut. Ke-15 orang itu ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam.

"Sudah diperiksa awal semuanya membawa senjata tajam. Ini senjata tajam yang sebenarnya tidak perlu dibawa karena membahayakan orang lain dan terbukti ada anggota Polri berpangkat Pamen (perwira menengah) yang dilakukan pemukulan," terang Zulpan.

Dalam aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh ini, Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali menjadi korban pengeroyokan anggota ormas Pemuda Pancasila. AKBP Dermawan mengalami luka di kepala dan dirawat di RS Polri Kramat Jati.

Zulpan menyebut pihaknya akan mengambil sikap tegas terkait demo ormas PP yang berakhir ricih hari ini. Dia menyebut tidak ada kelompok yang merasa kebal dari jeratan hukum.

"Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum didukung oleh peraturan yang berlaku, ini yang akan kita lakukan pengamanan. Tapi apabila dilakukan dengan kegiatan-kegiatan anarkis ini yang akan kita lakukan penindakan. Jadi tidak boleh ada organisasi mana pun yang menempatkan dirinya di atas hukum. Ini perlu jadi catatan," katanya.

Lebih lanjut demo ormas PO yang diwarnai aksi anarkis ini disayangkan pihak kepolisian. Menurut Zulpan, aksi anarkis tersebut menunjukkan sikap ormas PP yang merasa kebal dari aturan hukum yang berlaku.

"Ormas PP dalam kegiatan hari ini seolah-olah menempatkan mereka di atas para (penegak) hukum, bahkan melawan aparat penegak hukum yang bukan lawan mereka tapi aparat yang amankan kegiatan mereka. Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas kegiatan hari ini," pungkas Zulpan.

Simak video 'Begini Kondisi AKBP Dermawan yang Dikeroyok Anggota Pemuda Pancasila':

[Gambas:Video 20detik]

(ygs/mei)