Densus 88 Sudah Tangkap 14 Pengurus Yayasan Amal Teroris JI LAZ BM ABA

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 17:29 WIB
Jakarta -

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus menangkap orang-orang yang diduga terlibat dalam yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA). Terbaru, Ustaz Farid Okbah hingga Ahmad Zain An Najah ditangkap Densus karena diduga terlibat dalam pendanaan teroris.

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar menyebut sudah ada 14 pengurus LAZ BM ABA yang ditangkap hingga saat ini. Hanya, Aswin tidak merinci periode penangkapannya.

"Sekarang, sampai dengan saat ini, ada 14 orang dari BM ABA yang sudah kita tangkap, tersangka yang sudah kita periksa," ujar Aswin dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Aswin tidak menutup kemungkinan Densus bakal melakukan penangkapan lagi ke depannya. Bahkan, menurutnya, bisa saja orang yang tertangkap bakal membuat publik geger.

"Ini masih banyak lagi sebenarnya. Nanti mungkin, kita tidak mau berandai-andai, bahwa kalau ada penangkapan selanjutnya, nanti akan mengejutkan lagi, 'siapa lagi nih orangnya?'," tuturnya.

Lebih lanjut, Aswin mengungkapkan peran Fitria Sanjaya alias Acil selaku Ketua BM ABA yang sudah ditangkap pada 2020. Menurutnya, Fitria Sanjaya meminta petunjuk untuk bergerak di LAZ BM ABA, kepada Farid Okbah dan Zain An Najah.

"Ketua BM ABA yang ditangkap FS tadi ya, FS itu dalam strukturnya meminta petunjuk dan laporan kepada FAO dan ZA. Dia meminta petunjuk dan bagaimana apalagi yang harus dikerjakan dan seterusnya," imbuh Aswin.

Sebelumnya, Densus 88 menyita sejumlah barang bukti saat menangkap Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat di kediaman masing-masing di Bekasi, Jawa Barat. Barang bukti yang dimaksud termasuk dokumen-dokumen yang mengkonfirmasi keterlibatan ketiganya dalam kelompok JI dan LAZ BM ABA.

"Telah disampaikan bahwa bukti-bukti yang ada, dalam melakukan penyidikan di mana bukti-bukti tersebut di antaranya keterangan dari beberapa tersangka, di mana 28 tersangka yang di-BAP mengarah kepada ketiga tersangka," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (19/11). Ramadhan menjawab pertanyaan apakah Densus menyita bahan peledak dari ketiga tersangka.

Ramadhan mengungkapkan, Densus 88 hanya menyita dokumen dari Farid Okbah dan kawan-kawan. Dokumen itu berisi peran-peran dari ketiga tersangka.

"Dalam rilis kemarin, ada dokumen-dokumen. Termasuk di mana dokumen-dokumen tersebut isinya menunjukkan peran-peran dari ketiga tersangka tersebut," tuturnya.

(drg/zap)