Penganiaya 5 Siswa SMK Penerbangan Batam Pakai Rantai Diduga Pembina

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 14:24 WIB
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart (dok. istimewa)
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt (Foto: dok. istimewa)
Pekanbaru -

Polisi masih terus mendalami kasus dugaan kekerasan yang menimpa lima siswa di SMK Penerbangan Dirgantara Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam laporan, para siswa diduga dianiaya pembina sekolah.

"Yang melaporkan kemarin orang tuanya, itu karena si siswa masih di bawah umur. Yang dilaporkan sementara dari pembina sekolah, keterangan mereka," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Goldenhardt, Kamis (25/11/2021).

Goldenhardt memastikan Polda Kepri tak pandang bulu dalam mengusut kasus itu. Siswa yang diduga jadi korban kekerasan sudah didampingi psikolog dari Polda Kepri.

"Kalau proses penyidikan kita tidak mengenal siapa dia. Kalau kondisi siswa sekarang kita lakukan pendampingan dan konsultasi dengan psikiater-psikolog untuk pendampingan," katanya.

Polisi mengatakan sembilan orang saksi dari orang tua dan korban telah diperiksa.

"Saat ini masih proses penyelidikan, terus dikumpulkan alat bukti. Sudah sembilan saksi diperiksa, mereka adalah orang tua dan siswa yang diduga korban kekerasan di sekolah," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Aksi Diam Puluhan Eks WBP, Tuntut Penganiayaan Diusut

[Gambas:Video 20detik]