Mengenal Ikan Langka Mola-mola yang Mati Terdampar di Pantai Bali

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 17:57 WIB
Ikan langka mola-mola terdampar di Pantai Penarukan, Bali. (dok. Istimewa)
Ikan langka mola-mola terdampar di Pantai Penarukan, Bali. (dok. Istimewa)

Bentuk tubuh yang aneh tersebut membuat ikan mola-mola terancam punah. Pertama, ikan ini kerap menjadi korban lalu lintas perairan laut, seperti tersangkut di baling-baling kapal perahu dan sering juga tertabrak kapal-kapal besar yang sedang melaju ke arahnya. Begitu lamban gerakannya membuat ikan mola-mola tidak dapat menghindar dari kecepatan kapal tersebut.

Sampah-sampah laut juga menjadi salah satu penyebab kematiannya. Ia sering tersedak akibat menelan sampah plastik yang disangkanya ubur-ubur. Belum lagi ia terdampar di tepi pantai akibat terseret ombak dan mati sendiri akibat dehidrasi.

Tapi penyebab kematiannya paling tinggi adalah perburuan ilegal seperti yang dilakukan nelayan yang tidak bertanggung jawab di Jepang, di mana ikan mola-mola memang sengaja ditangkap untuk dijual dagingnya ke restoran.

Julukan sunfish yang berarti ikan matahari diberikan ke ikan mola-mola karena kegemarannya berjemur. Ikan ini memang alergi air dingin meski hidupnya di laut. Caranya, ia naik ke permukaan air laut yang tidak terlalu dalam dan berjemur sembari tiduran setelah menyelam hingga kedalaman 600 meter.

Terkait perlindungan ikan ini, Coral Triangle Center (CTC), sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dalam konservasi terumbu karang, mengusulkan kepada Pemerintah Indonesia untuk memasukkan ikan mola-mola sebagai salah satu ikan yang dilindungi.

Mereka juga meminta pemerintah mendaftarkan ikan karang laut dalam ini masuk daftar hewan langka dan dilindungi (CITES).

Masih dalam situs resmi KKP, Manajer Pengelolaan Kawasan CTC Marthen Welly menyatakan sudah saatnya ikan mola-mola dilindungi karena populasinya sudah semakin terbatas, walaupun ekosistem mola-mola hampir ditemukan di seluruh laut perairan tropis. Apalagi saat ini keberadaan populasi ikan mola-mola hanya dapat dideteksi di perairan Kepulauan Nusa Penida Bali.


(nvl/idh)