Angin Kencang, Dua Kapal Feri di Merak Banten Tabrakan

M Iqbal - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 13:56 WIB
Kapal feri KMP Farina Nusantara menabrak KMP Nusa Jaya di perairan Merak, Banten.
Kapal feri KMP Farina Nusantara menabrak KMP Nusa Jaya di perairan Merak, Banten. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Tabrakan di antara dua kapal feri terjadi di Merak, Cilegon, Banten. Dua kapal yang tabrakan ialah KMP Farina Nusantara dan KMP Nusa.

Tabrakan kapal feri ini diduga terjadi akibat cuaca buruk. Insiden ini terjadi saat kedua kapal sedang labuh jangkar di sekitar Pelabuhan Merak.

"Jadi posisi anchor, larat, karena memang mesin mati, diikat sama lego jangkar, dia bisa muter 180 derajat, saat itu memang cuaca ekstrem, Ini (kapal) kita nyenggol," kata Manajer Cabang Merak PT Jembatan Nusantara, Leonardo Djoko Warsito, kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Peristiwa tabrakan ini terjadi pada Selasa (23/11), sekitar pukul 17.30 WIB. Saat tabrakan, kecepatan angin mencapai 45-50 knot.

Arus di Perairan Merak disebut cukup kencang. BMKG, kata Djoko, sudah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi dan angin kencang sebelum kejadian.

"Cuaca buruk, itu sudah unpredictable, memang sudah ada notice to marine bahwa ada cuaca buruk, namanya siklon paddy," jelas dia.

Nakhoda KMP Farina Nusantara tak dapat berbuat banyak saat peristiwa terjadi lantaran kondisi mesin kapal mati di posisi lego jangkar. "Kita sudah sesuai prosedur, tapi memang alam. Memang begitu kita larat begitu mau tumburan. Kita start engine, tapi memang nggak keburu," ujarnya.

Kondisi kapal yang ditabrak mengalami kerusakan di bagian buritan. Pihak KMP Farina Nusantara menyatakan siap bertanggung jawab atas peristiwa tabrakan kapal itu.

"Tentunya kita akan bertanggung jawab, nanti kedua belah pihak sama-sama melakukan investigasi. Dari sana kerusakannya seperti apa nanti pihak kami yang mengganti," ujarnya.

(aud/aud)