Anggiat Pasaribu Cekcok dengan Arteria-Ibunda Gegara Kebelet Pipis-Sakit Gigi

ADVERTISEMENT

Anggiat Pasaribu Cekcok dengan Arteria-Ibunda Gegara Kebelet Pipis-Sakit Gigi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 12:40 WIB
Jakarta -

Awal mula terjadinya cekcok antara wanita bernama Anggiat Pasaribu atau Rindu dan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan serta ibundanya di bandara Soekarno-Hatta terungkap. Kondisi Anggiat saat itu ternyata sedang buru-buru lantaran mengalami sakit gigi dan kebelet buang air kecil.

Keterangan ini disampaikan pengacara sekaligus pihak keluarga Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan, saat dihubungi detikcom, Rabu (24/11/2021). Dia menyebut saat itu Anggiat dan rombongan baru tiba dari Bali.

"Jadi kebetulan kemarin waktu kejadian saya telepon, 'kamu di mana, Dek', saya ingin bicara ini, tapi lama-lama nggak dijawab tahu-tahu di-WA 'aduh maaf, Bang, kumat gigiku', katanya. Nah rupanya dia bukan di Jakarta. Pada saat kumat gigi itu lagi mau pulang dari Bali ke Jakarta sama suaminya dan abangnya," kata Clanse.

Clanse mengatakan, saat kejadian, Anggiat memang didampingi suaminya serta kakak sepupunya, Brigjen Zamroni. Dia menyebutkan, saat itu, setiba di Bandara Soekarno-Hatta, Anggiat dalam kondisi kebelet buang air kecil tapi terhalangi oleh ibunda Arteria Dahlan.

"Jadi ya di pesawat rupanya mereka itu karena dia (Anggiat) mau kebelet pipis, ibunya Arteria itu mungkin karena sudah sepuh dari lorong pesawat itu mereka sudah mulai desak-desakan," ucapnya.

Tak hanya kebelet pipis, Clanse mengatakan Anggiat saat itu ternyata juga tengah mengalami sakit gigi sehingga peristiwa cekcok itu tidak terhindarkan.

"Jadi yang namanya sakit gigi kumat, terus mau nahan pipis terbayang tu seorang perempuan kayak apa itu ya deritanya, itu lah awalnya," ujarnya.

"Iya gitu (terhalang ibunda Arteria Dahlan), sama itu lah semua karena tasnya itu kan. Orang tua Arteria Dahlan itu bawa tas juga kan, jadi yang namanya manula gitu kan," lanjutnya.

Simak selengkapnya Anggiat Pasaribu diminta untuk minta maaf oleh keluarganya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT