Ganjil Genap Jalan Margonda Depok Diuji Coba 4-5 Desember

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 09:40 WIB
Pemberlakuan ERP di Jalan Margonda

Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Jumat (13/4). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mewacanakan penerapan jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) di ruas jalan Margonda Raya untuk mengatasi masalah kemacetan di kawasan itu, sementara Pemkot Depok akan mengkaji usulan tersebut.  Grandyos Zafna/detikcom
Jalan Margonda Depok (Grandyos Zafna/detikcom)
Depok -

Satlantas Polresta Depok akan menguji coba ganjil-genap di Jalan Margonda Raya. Uji coba ganjil-genap digelar saat weekend tanggal 4 dan 5 Desember 2021.

"Tanggal 4 dan 5 Desember mulai uji coba di lapangan untuk di Jalan Margonda," ujar Kasat Lantas Depok Kompol Jhoni Eka Putra saat dihubungi detikcom, Rabu (24/11/2021).

Uji coba ganjil-genap dilaksanakan saat weekend saja, Sabu (4/12) dan Minggu (5/12). Pelaksanaan ganjil-genap dimulai pada pukul 12.00-18.00 WIB.

"Dilaksanakannya pukul 12.00-18.00 WIB, mengingat jam-jam tersebut jam sibuk dan macet karena di Jalan Margonda ini setiap weekend macetnya," jelas Jhoni.

Ganjil-genap diberlakukan di sepanjang Jalan Margonda Raya mulai di kolong flyover UI sampai Simpang Ramanda. Ganjil-genap berlaku hanya bagi kendaraan roda 4.

"Untuk motor, kendaraan umum, ambulans, dan kendaraan darurat lainnya boleh melintas," imbuhnya.

Ganjil-genap diharapkan menjadi solusi mengatasi kemacetan di Jalan Margonda Raya, khususnya setiap akhir pekan. Di sisi lain, pihak kepolisian dan instansi terkait melaksanakan uji coba ganjil-genap dalam rangka mengurangi mobilitas masyarakat ke lokasi wisata sesuai dengan Permendagri terkait penerapan PPKM level.

Petugas kepolisian dan Dishub akan melakukan penjagaan di titik masuk menuju kawasan ganjil-genap Jalan Margonda Depok. Dishub Kota Depok juga tengah menyiapkan rambu-rambu di lokasi.

"Kita lihat nanti dari uji coba ini kita evaluasi kembali apakah efektif mengurangi kemacetan atau tidak," tuturnya.

(mea/fjp)